Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim DVI RS Polri kembali berhasil identifikasi 4 jenazah korban ledakan di Kosambi

Tim DVI RS Polri kembali berhasil identifikasi 4 jenazah korban ledakan di Kosambi RS Polri pulangkan 4 jenazah korban ledakan pabrik petasan di Kosambi. ©2017 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Rumah Sakit Polri Kramat Jati memulangkan empat jenazah korban ledakan pabrik kembang api yang meledak di Kosambi, Kabupaten Tangerang pada Kamis (26/10) lalu. Empat jenazah tersebut merupakan buruh di PT. Panca Buana Cahaya milik Indra Liono yang kini berstatus sebagai tersangka.

"Tanggal 1 November hasil rekonsiliasi tadi pagi, kami berhasil mengidentifikasi empat jenazah, jadi total semua 32 jenazah. Innalilaahi wainailaihi rojiun," kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kombes Pol Edy Purnomo, di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/11).

Keempat jenazah tersebut yakni Inah binti Ining, Melinah binti Subur dan Julianah. Ketiganya tinggal di daerah Tangerang. Kemudian ada Aldi Framuzi yang tinggal di Kalideres, Jakarta Barat. Jasad mereka berhasil dicocokkan melalui tes DNA keluarga dan catatan medis kedokteran saat masih hidup. Keempat jenazah itu pun dimakamkan di lokasi yang berbeda.

"Kebun Jeruk 1, di Rangkas Bitung 1, di Tangerang 1, 1 lagi di Subang. Terpisah nih empat-empatnya," ujar Edy.

rs polri pulangkan 4 jenazah korban ledakan pabrik petasan di kosambi

RS Polri pulangkan 4 jenazah korban ledakan pabrik petasan di Kosambi ©2017 Merdeka.com/Genan

Di lokasi Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri, sebelum jenazah dimasukkan ke 4 unit ambulance, tim DVI (Disaster Victim Indentification) RS Polri memanjatkan doa untuk kepulangan jenazah. Suasana duka itu pun disaksikan seluruh keluarga korban. Mereka terlihat tegar dengan tatapan yang berkaca-kaca.

"Kami dari rumah sakit turut berbela sungkawa kepada almarhum dan almarhumah, semoga jenazah dilapangkan kuburnya dan diterima di sisi-Nya. Semoga keluarga diberi ketabahan, kita tahu musibah ini sangat berat, sehingga kami berbela sungkawa," ucap Edy usai memanjatkan doa bersama seluruh jajaran TIM DVI dan keluarga korban.

Kemudian, Edy meminta dukungan melalui doa dari para keluarga ledakan korban. Supaya Tim DVI RS Polri dimudahkan dalam proses identifikasi.

"Kita ingin seluruh keluarga korban bertemu dengan keluarga," tutup Edy.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP