Tersinggung Gas Motor Digeber, 5 Pemuda di Makassar Aniaya Pelajar SMA hingga Tewas
Merdeka.com - Polisi menangkap lima terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap pelajar SMA di Makassar, AL (16), hingga meninggal dunia. Peristiwa itu diduga dipicu ketersinggungan karena korban menggeber sepeda motornya.
Kepala Unit Resmob Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulsel, Komisaris Polisi (Kompol) Dharma Negara mengatakan lima terduga pelaku ditangkap tanpa perlawanan.
"Lima orang terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang pelajar SMA ditangkap FE (17), MA (18), MF (17), SD (21) dan RZ (17). Mereka ditangkap di rumah masing-masing," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (28/7).
Dharma menjelaskan, kronologi pengeroyokan berawal saat korban yang berboncengan dengan dua temannya mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rappocini. Usai mengisi BBM, korban langsung dipepet oleh pelaku.
"Seorang pelaku langsung membuka helmnya dan menghantamkan ke kepala korban. Akibatnya motor yang dikendarai korban langsung oleng dan menabrak pohon di pinggir jalan," bebernya.
Korban Meninggal Dunia di Rumah Sakit
Setelah korban terjatuh, para pelaku kembali menganiayanya dengan menggunakan helm. Melihat korban tak berdaya, pelaku langsung melarikan diri, sementara dua temannya membawa ke Rumah Sakit Faisal Makassar.
"Saat dibawa ke RS, nyawanya tidak tertolong akibat luka parah di bagian kepada," ungkapnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban akibat ketersinggungan saat berkendara. Dharma mengungkapkan pelaku tersinggung saat korban menggeber gas kendaraannya yang berknalpot racing.
"Keterangan awal, terduga pelaku ini tersinggung karena korban saat melintas memainkan double gas sehingga mereka mengejarnya," ucapnya.
Dharma mengaku kelima terduga pelaku sudah diserahkan ke Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar untuk pendalaman dan proses lebih lanjut.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya