Tersedak air dan lumpur, nenek Rukiyah meninggal di kolam pembuangan

Usai buang hajat di kamar mandi di bagian belakang rumah, korban berusaha berjalan bertumpu pada bambu pembatas.

Chandra Iswinarno
Oleh Chandra Iswinarno - Reporter
Tersedak air dan lumpur, nenek Rukiyah meninggal di kolam pembuangan
Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com

Nasib nahas menimpa Rukiyah (81), warga Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Jawa Tengah. Dia ditemukan meninggal di kolam pembuangan usai buang hajat di kamar mandi yang terletak di bagian belakang rumahnya, Jumat (8/7) malam.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Heryana Adi Candra mengatakan, pihaknya mendapat laporan tersebut sekitar pukul 20.00 WIB. Korban yang meninggal ditemukan di kolam pembuangan yang berbatasan dengan kamar mandi rumahnya.

"Korban kali pertama ditemukan cucunya, Liswati (31) sudah tergeletak di kolam. Dimungkinkan usai buang hajat di kamar mandi di bagian belakang rumah, korban berusaha berjalan bertumpu pada bambu pembatas," katanya, Jumat (8/7).

Heryana melanjutkan, kemungkinan bambu pembatas tidak kuat menahan beban dan akhirnya patah. Sehingga, Kartiyah terjatuh ke kolam pembuangan tersebut.

"Karena memang sudah tak bisa berjalan, saat terjatuh ke kolam yang kedalamannya sekitar 70 cm, korban tersedak air dan lumpur hingga menyebabkan korban meninggal," ucapnya.

Dari kesimpulan runutan kejadian tersebut, Tagana Sumbang, perangkat desa dan bidan desa menyimpulkan, korban meninggal karena murni kecelakaan akibat terjatuh. Korban kemudian disemayamkan di rumah duka dan dikubur oleh keluarganya.

Rekomendasi