Kematian seorang siswa SMP Global Islamic School Condet, Rangga Arman Kusuma (16), yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Jalan Pancoran Timur VIII RT 07/07 Nomor 7 Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (14/1) lalu masih belum jelas penyebabnya.Namun, ketua RT setempat Suyono mengatakan dirinya mendengar kabar bila Rangga nekat bunuh diri karena terpengaruh sebuah komik produk Jepang (Manga) yang sering dibacanya. "Saya denger juga gitu, komik-komik hero-hero Jepang bangsa harakiri gitu," kata Suyanto kepada merdeka.com di rumahnya Pancoran Jakarta Selatan, Sabtu (17/1).Lebih jauh Suyono menerangkan, berdasar informasi yang ia terima, Rangga telah merencanakan sebelumnya untuk melakukan aksi bunuh diri tersebut. Hal itu menurut Suyono berdasarkan catatan yang ada di handphone (HP) milik Rangga, bahkan dalam catatan di HP milik Rangga dijelaskan sebelum melakukan aksi nekad itu, dirinya harus puasa terlebih dahulu."Di hp-nya itu ada semacam rencana bunuh diri, tapi ini katanya ya, saya belum baca, kalau mau bunuh diri menurut yang dibaca harus puasa dulu, supaya smooth, katanya senin itu dia sudah puasa. Ada semua datanya tapi saya enggak baca," terangnya.Kendati demikian, keluarga Rangga hingga saat ini belum bersedia untuk dimintai keterangan seputar kejadin itu. "Maaf mas kami belum bisa karena lagi berduka cita, mohon doanya aja ya kepada wartawan," kata salah seorang keluarga Rangga yang enggan disebutkan namanya.
Terpengaruh komik Jepang, siswa SMP tewas gantung diri di lemari
"Suyono mengatakan dirinya mendengar kabar bila Rangga nekat bunuh diri karena terpengaruh sebuah komik produk Jepang,".
Rekomendasi