Terinspirasi Khofifah, Kapolda Jatim berharap polisi dipimpin jenderal wanita

Terinspirasi Khofifah, Kapolda Jatim berharap polisi dipimpin jenderal wanita. Prestasi dan kemampuan tetap harus menjadi pertimbangan. "Bahkan saya berharap, kalau sekarang gubernurnya wanita, ke depannya paling tidak Wakapolda juga dari polisi wanita," harapnya lagi.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Terinspirasi Khofifah, Kapolda Jatim berharap polisi dipimpin jenderal wanita
Kapolda Jatim. ©2018 Merdeka.com/Mochammad Andriansyah

Fenomena pemimpin wanita, menggelitik pikiran Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin. Jenderal polisi dengan dua bintang di pundak itu berharap, suatu saat korps-nya juga dipimpin jenderal polisi perempuan. Paling tidak menjadi Wakapolda.

Harapan Machfud itu disampaikannya saat mengikuti Upacara HUT ke-70 Polisi Wanita (Polwan) di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Jalan A Yani, Surabaya yang juga dihadiri Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Wakapolda Brigjen Polisi Muhammad Iqbal.

Dalam kesempatan itu, Machfud mengaku terinspirasi oleh sukses Khofifah memenangi Pilgub Jawa Timur 2018 lalu.

"Banyak prestasi telah dicapai polisi wanita di Indonesia, termasuk di Jatim," kata Machfud usai upacara, Rabu (5/9).

Dia berharap, kemampuan dan peran Polwan bisa setara dengan polisi laki-laki di masa mendatang. "Bahkan, jangka panjangnya, kita harap seperti dulu, ada polisi wanita jadi Kapolda di Jawa Timur. Dirlantas sudah pernah," harapnya.

"Ke depan, Polwan harus bisa mengisi posisi penting di lingkungan kepolisian RI. Misalnya, Kapolres, yang beberapa daerah diamanahkan kepada Polwan, itu tetap harus ada," sambungnya.

Tentu, masih kata Machfud, prestasi dan kemampuan tetap harus menjadi pertimbangan. "Bahkan saya berharap, kalau sekarang gubernurnya wanita, ke depannya paling tidak Wakapolda juga dari polisi wanita," harapnya lagi.

Di tempat sama, Khofifah yang hadir di Upacara HUT ke-70 Polwan tersebut mengaku memiliki komunikasi cukup baik dengan Polwan sejak tahun 2000. "Sudah 18 tahun saya bersama purna Polwan yang menginisiasi TPPA, Tempat Pelayanan Perempuan dan Anak, kita memulai dari Polda Metro bareng-bareng," aku mantan Menteri Sosial ini.

Pasca-pemerintahan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid), lanjutnya, komunikasi yang dibangunnya bersama pensiunan polisi wanita itu menghasilkan 19 TPPA. "Selesai Pemerintahan Gus Dur, kita punya 19 Polda ada TPPA," ucapnya.

Khofifah juga memuji Polda Jawa Timur yang tetap memberi ruang yang sama kepada Polwan. "Saya tadi diajak Pak Kapolda melihat gedung baru, rasanya gedung baru ini didesain sangat friendly, terutama bagi mereka (polwan) yang masih berproses," puji Ketum PP Muslimat NU tersebut.

Rekomendasi