Calon Wakil Guberbur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno, dalam kampanye hari ketiga di Malang mengunjungi Kampung 3D Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
Kampung 3D ini tepatnya di jalan Temenggungan terdapat lebih dari 200 bangunan rumah terdapat 240 kepala keluarga berada di empat RT yakni 1, 2, 3 dan 4, ikut wilayah RW 12. Dulunya kampung ini adalah kampung kumuh di kota Malang.
Usai dari tempat tersebut, Puti panggilan akrabnya juga menelusuri rumah warga di kampung warna-warni, yang berada di wilayah Kelurahan Jadipan, Kecamatan Blimbing, dengan melintasi jembatan kaca.
Karena, dari Kampung 3D menuju Kampung Warna-warni terbentang sungai brantas. Di tengah jembatan kaca ini, Puti sempat ngevlog. Dalam vlognya itu menggambarkan suasana Kampung Warna-warni dan Kampung 3D.
Sama dengan kampung 3D (tridi), kampung warna warni ini dulunya juga kampung kumuh yang terdiri 4 RT, yakni 6, 7, 8, dan 9. Ada sekitar 90 bangunan yang dihuni sekitar 100 kepala keluarga. Kampung ini juga menjadi perhatian Puti. Ia disambut antusias oleh warga. Bahkan ada yang mengajak foto bersama.
Menurut Puti Guntur, kreativitas warga dalam menciptakan kampung wisata sangat dibutuhkan dalam memajukan Jawa Timur. Hal ini sejalan dengan programnya Seribu Dewi atau seribu desa wisata.
"Kebetulan saya mempunyai program seribu dewi. Saya rasa kampung warna-warni dan tridi (kampung 3D) ini bisa masuk agenda program kerjanya. Program saya tidak hanya satu kampung tetapi seribu kampung. Tentu semua itu bergantung kearifan lokal masing-masing daerah," kata Puti, di sela usai blusukan di kampung beraneka warna.
Dia menilai, dua kampung tersebut layak masuk seribu desa wisata, karena di dalamnya, banyak warga sudah mempunyai ide kreatif terdapat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Maka hal itu sudah masuk kategori.
Karena, itu bisa meningkatkan, menumbuhkan perekonomian warga yang mempunyai usaha sendiri. Apalagi, hasilnya juga sudah nyata, dengan menunjukan hasil kreatif UMKM, yakni gantungan kecil.
"Nantinya juga akan ada pendampingan mengenalkan melalui digital. Seiring berkembangnya era modern ibu-ibu dan para pemuda karang taruna di kampung tridi dan warna - warni ini bisa lebih kreatif, untuk menumbuhkan perekenomian Jawa Timur," kata dia.
Selama ini wisata-wisata yang ada di Jatim menyumbang 10 persen dari total pendapatan daerah. Maka dari itu, jika nantinya menang, ia akan memgembangkannya di seribu desa.