Kanit Lantas Polsek Genuk, Kota Semarang Iptu Suharyono menjadi korban tabrak lari saat bertugas mengatur kemacetan arus lalu lintas di depan pos polisi Terboyo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/6) sekitar pukul 18.00 WIB tadi.Akibat kejadian tabrak lari itu, Iptu Suharyono alhirnya mengalami luka serius dan tak sadarkan diri. Hingga akhirnya menghembuskan napas terakhirnya saat berada di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUP dr Kariadi Kota Semarang. Kapolsek Genuk, Kompol M Ridwan mengungkapkan kejadian berawal saat Iptu Suharyono berada di Mapolsek Genuk, Kota Semarang mendapat kabar kalau di sekitar Kampus Unisulla Semarang, depan Pos Polisi Terboyo terjadi kemacetan."Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB tadi. Dia (Iptu Suharyono) pergi ke lokasi untuk mengatur lalu lintas karena dapat laporan ada kemacetan di sekitar Terminal Terboyo," ungkapnya.Kompol M Ridwan membeberkan, begitu tiba di lokasi kemacetan, anggotanya itu langsung turun ke jalan. Kemudian berupaya mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan akibat banjir dan rob yang terjadi di seputaran Kawasan Kaligawe Kota Semarang itu.Tanpa diduga, dari arah Kaligawe tiba-tiba ada kendaraan yang menabrak tubuh perwira tersebut dari belakang. Dan sang penabrak langsung melajukan kendaraannya."Belum tahu yang menabrak motor atau mobil. Yang pasti kasus ini adalah kasus tabrak lari," bebernya. Akibat hantaman tersebut, Kanit Laka Genuk yang tinggal di Asrama Polisi Gajahmungkur dan rencananya akan naik pangkatnya AKP pada Juli mendatang itu terjatuh dan sempat tak sadarkan diri.Kemudian oleh anak buahnya yang di lapangan, Suharyono langsung dilarikan ke RSUP dr Kariadi di Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang. Namun, saat sampai di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD), Suharyono langsung menghembuskan nafas terakhirnya.Sampai malam ini, petugas Polsek Genuk dan Satlantas Polrestabes Semarang masih berupaya untuk menelusuri dan mengejar siapa yang menabrak Suharyono hingga akhirnya meninggal dunia.
Tengah atur lalu lintas, Kanit Lantas Polsek Genuk tewas tertabrak
Korban menghembuskan napas terakhirnya saat berada di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUP dr Kariadi Kota Semarang.
Advertisement
Rekomendasi