Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak terima diejek bongkok, Unyil tusuk dada anggota TNI

Tak terima diejek bongkok, Unyil tusuk dada anggota TNI Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tak terima selalu diejek dengan kata-kata 'bongkok', Andri alias Unyil (38) naik pitam. Dia nekat menusuk dada seorang anggota TNI bernama Adi Pranoto (27) pakai pisau.

Takut dikejar-kejar polisi, Unyil didampingi keluarganya, menyerahkan diri ke kantor polisi. Dia mengaku bersalah dan bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.

Kepada petugas, Unyil yang beralamat di Jalan Gubernur H Bastari, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, ini menuturkan, kejadian itu dipicu kekesalannya terhadap korban yang sering mengejek kekurangan fisiknya. Puncaknya saat mereka bertemu tak jauh dari kediamannya, Selasa lusa lalu.

Saat itu, Unyil dan korban terlibat cekcok mulut karena tersangka kesal dipanggil dengan sebutan bongkok. Saking emosinya, dia menusukkan pisau miliknya ke dada korban. Beruntung, nyawa korban bisa selamat dan dirawat di rumah sakit.

"Kesal pak, dia selalu ejek saya bongkok. Kalo sekali tidak masih, ini berkali-kali," ungkap tersangka Unyil di Mapolresta Palembang, Kamis (8/10).

Usai kejadian, Unyil memilih melarikan diri. Dia kembali ke rumah setelah keluarganya membujuknya agar menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Saya takut pak, saya salah, saya siap tanggungjawab," ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, tersangka diserahkan keluarganya, Rabu (7/10) malam. Tersangka tetap akan menjalani proses hukum sesuai perundang-undangan.

"Sekarang masih kita periksa, termasuk korban yang masih di rumah sakit. Motifnya diduga karena sakit hati," terang Maruly. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP