Tak laik terbang, Menhub larang puluhan pesawat maskapai mengudara
Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Ignatius Jonan, melarang puluhan pesawat digunakan sebagai angkutan lebaran. Burung besi dari berbagai maskapai itu dinilai tidak layak terbang.
"Kalau enggak mampu memperbaiki sampai 23 Juni, ya tidak terbang. Pesawat yang tidak diperbaiki tidak terbang. Ada berapa gitu, sekitar lima sampai sepuluh yang butuh perbaikan dari total 529 pesawat," kata Jonan di Stasiun Kota Baru Malang, Kamis (16/6).
Jonan menyatakan, hingga saat ini pemeriksaan pesawat seluruh maskapai belum selesai. Berdasarkan ketentuan, saat ditemukan kondisi rusak atau logo item, pesawat harus diperbaiki sebelum digunakan.
"Sampai diperbaiki kemudian diperiksa lagi. Ada yang tidak sesuai regulator, ya enggak boleh jalan," ucap Jonan.
Secara umum, kata Jonan, persiapan mudik sudah dimulai sekitar dua bulan lalu. "Kalau jumlah siap, tapi kalau kelaikan armada darat, laut, udara dan kereta api sedang diperiksa satu per satu sampai 23 Juni," tambah Jonan.
Saat ditemui, Jonan sedang melakukan pemeriksaan jalur kereta api persiapan angkutan lebaran. Pemeriksaan dilakukan di jalur lintas selatan dengan menggunakan KA Gajayana jurusan Jakarta-Malang.
Jonan didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Edy Sukmoro, berangkat dari Yogyakarta menuju Malang. Pemeriksaan diutamakan di jalur Blitar-Malang yang selama ini kerap mengalami gangguan.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya