Solo hujan deras disertai angin kencang, pohon tumbang mengancam

Masyarakat diminta waspada.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Solo hujan deras disertai angin kencang, pohon tumbang mengancam
Ilustrasi Musim Hujan. ©2015 Merdeka.com

Kota Solo dan sekitarnya dilanda hujan deras. Hujan pertama kali setelah empat bulan kemarau tersebut, mengkhawatirkan karena disertai angin kencang, Rabu (28/10).Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo meminta warga, khususnya yang berada di wilayah rawan terjangan angin ribut agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan."Datangnya hujan semalam cukup deras disertai angin kencang. Ini menjadi salah satu penanda pancaroba. Bisanya pancaroba yang dibarengi dengan lisus, membuat pohon tumbang dan rumah luluh lantak. Masyarakat wajib waspada," ujar Kepala BPBD Suprapto, Kamis (29/10).Suprapto meminta warga agar merapikan pohon di sekeliling rumah yang dinilai membahayakan. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk melakukan pemangkasan pada pohon-pohon yang rindang dan membahayakan di pinggir jalan."Pohon yang tua, berpotensi tumbang sewaktu-waktu kita robohkan," jelas dia.Suprapto mengatakan, meski ada puluhan desa di Kecamatan Nguter, Baki, Gatak, Grogol dan Kartasura yang selama ini menjadi jalur lisus. Namun pihaknya belum akan meningkatkan status kesiapsiagaan terhadap lisus yang mengancam saat pancaroba.

Rekomendasi