Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyarankan pejabat negara tidak ragu-ragu mengirimkan bantuan terhadap korban bencana. SBY mengatakan pejabat tidak sepatutnya takut kepada KPK, BPK, Kejaksaan Agung dan polisi jika memberi bantuan berupa uang terhadap para korban."Saya kira kalau tujuannya baik menolong saudara kita kena musibah, tidak sepatutnya takut sama KPK, takut sama BPK, BPKP, Jaksa Agung, takut sama polisi, koordinasikan dengan baik. Sekali lagi tujuannya membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana. Kira-kira itu yang saya sampaikan," ujar SBY saat pembukaan rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/1).
Topik pilihan: Banjir Jakarta | Banjir Manado SBY meminta pejabat negara segera berkonsultasi kepadanya jika masih memiliki keraguan untuk membantu korban bencana. Sebab, membantu korban bencana alam harus gerak cepat. SBY menyatakan, jika anggaran dikucurkan sesuai undang-undang akan tepat pada sasaran. "Yang diperlukan adalah gerak cepat saat ini. Kalau menyangkut anggaran, anggaran itu tepat, sesuai dengan rambu-rambu aturan-aturan hukum. Kalau ada keragu-raguan, konsultasikan," ujar SBY.