Sepanjang 2018, 6.926 Kecelakaan Terjadi di Jabar Sebabkan 3.351 Meninggal

Sepanjang 2018, 6.926 Kecelakaan Terjadi di Jabar Sebabkan 3.351 Meninggal. Untuk korban luka berat tahun ini naik 8,77 persen atau 1.017 orang. Tahun lalu, jumlah luka berat mencapai 935 orang. Sedangkan untuk luka ringan, sepanjang tahun ini sebanyak 6.884 orang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sepanjang 2018, 6.926 Kecelakaan Terjadi di Jabar Sebabkan 3.351 Meninggal
Brio kecelakaan di Bandung. ©2017 merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Polda Jabar mencatat Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) tahun 2018 sebanyak 6.926 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal tercatat 3.351 jiwa.

Angka laka lantas tahun ini meningkat 0,89 persen dibanding tahun lalu, atau berjumlah 6.865 kasus dengan korban sebanyak 3.668 jiwa.

Sementara itu, untuk korban luka berat tahun ini naik 8,77 persen atau 1.017 orang. Tahun lalu, jumlah luka berat mencapai 935 orang. Sedangkan untuk luka ringan, sepanjang tahun ini sebanyak 6.884 orang.

Selanjutnya, untuk pelanggaran lalu lintas tahun 2018 naik 5,37 persen atau 1.052.412 kasus. Jumlah kasus serupa di tahun lalu sebanyak 998.764 kasus.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto meminta jajaran Polisi lalu lintas (Polantas) meningkatkan penindakan di jalan untuk menekan angka kecelakaan.

"Penjagaan, pengamanan, engineering dan penindakan di jalan sehingga bisa kita turunkan lagi. Target kita 2025 yang laka fatal, yang meninggal dunia kita tekan," katanya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (28/12/2018).

Ia mengatakan, jumlah kecelakaan yang terbanyak terjadi di ruas jalan Kota Kabupaten, angkanya mencapai 2.027 kasus. Pengendara roda dua pun menjadi pengguna jalan yang kerap mengalami kecelakaan fatal.

"Kasus kecelakaan motor dengan motor itu ada 2.461 kasus. Ini harus jadi perhatian kita semua. Bahwa sosialisasi dan pemahaman berkendara sangat penting dilakukan kepada seluruh masyarakat," pungkasnya.

Rekomendasi