Seorang Petani di Sragen Tewas Tersetrum Saat Pasang Jebakan Tikus

Nahas dialami Purno Diharjo (70), seorang petani asal Dukuh Jipangan RT 9, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Saat sedang memasang jebakan tikus di sawah, dia tersengat listrik dari kawat yang hendak ia pasang hingga meninggal dunia.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Seorang Petani di Sragen Tewas Tersetrum Saat Pasang Jebakan Tikus
Ilustrasi

Nahas dialami Purno Diharjo (70), seorang petani asal Dukuh Jipangan RT 9, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Saat sedang memasang jebakan tikus di sawah, dia tersengat listrik dari kawat yang hendak ia pasang hingga meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/7) sekitar pukul 11.30 WIB. Purno mengalami luka bakar parah di bagian tangan. Jenazah petani nahas tersebut ditemukan oleh temannya sesama petani di desa tersebut.

Kepala Desa (Kades) Jambanan, Sugino Welly mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di areal sawah. Posisi tangan korban memegang kawat yang digunakan untuk jebakan tikus.

"Korban ditemukan tangannya gosong kesetrum listrik jebakan tikus. Korban meninggal di lokasi dan langsung dievakuasi warga ke rumahnya," ujar Sugino.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dia menjelaskan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Menurut Sugino, saat kejadian korban bermaksud membetulkan jaringan perangkap tikus. Namun karena kelalaian, korban lupa tak mematikan listrik saat memegang kawat bendrat. Akibatnya korban tersetrum.

Rekomendasi