Semangat anak-anak jalanan raih pendidikan demi cita-cita masa depan

Mereka ingin sekolah tinggi agar tak selamanya jadi pemulung dan membuat martabat hidup mereka lebih baik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Semangat anak-anak jalanan raih pendidikan demi cita-cita masa depan
Bocah murid SAAJ. ©2015 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum

Negara berkewajiban memberikan fasilitas pendidikan buat seluruh anak Indonesia. Namun yang terjadi, banyak anak-anak di Tanah Air tak bisa mengenyam pendidikan yang layak untuk mereka.Seperti yang dirasakan bocah bernama Arga (6). Dia harus menempuh jalan panjang dan penuh liku untuk mendapatkan pendidikan. Lahir di tengah keluarga yang sebagian besar berprofesi sebagai pemulung membuatnya hanya bisa menggantungkan cita-citanya pada Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJ)."Saya mau jadi pilot," harapnya polos, saat ditemui di SAAJ, Jakarta, Sabtu (5/12).Menurutnya, menjadi seorang pilot hal yang menyenangkan. Sebab, dia bisa membawa pesawat setiap hari."Enak bisa terbang naik pesawat," katanya.Sekolah di SAAJ sudah cukup membuatnya senang. Namun terkadang belajarnya harus tertunda untuk membantu ibunya memulung.Menjadi pemulung jelas bukan kehidupan yang menyenangkan buat Arga dan keluarga. Oleh karena itu, dia ingin sekolah tinggi agar tak selamanya jadi pemulung dan membuat martabat hidup mereka lebih baik."Pernah dibawa polisi (Satpol PP) terus nginep di kantor polisi. Saya nangis ingat bapak," ujarnya sedih.Selain Arga, anak lain yang punya cerita menyentuh hati adalah Jordan. Dia tampak berbeda dengan anak lainnya. Penampilannya tak terurus dan jarang masuk sekolah."Dia nggak jelas orangtua nya tinggal nya juga sama nggak jelas. Dia juga suka ngelem bensin," terang Lucy, Kepala SAAJ.Para guru mengaku mengalami kesulitan saat mengajar anak-anak tersebut. Meski demikian mereka tetap semangat demi masa depan anak-anak jalanan itu lebih baik lagi."Kadang susah diatur, mereka juga kan kurang gizi dari keluarga nya jadi pas masuk belum bisa baca tulis," kata Nunung, salah satu guru di SAAJ.

Rekomendasi