Selamat dari ledakan, anak terduga pelaku teror Sidoarjo bawa dua adiknya ke RS
Merdeka.com - Tiga anak terduga pelaku teror Anton Febriyanto, selamat dari ledakan bom di rusunawa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Masing-masing berinisial AR (15), FP (11) dan GA (10). Ketiganya mengalami luka akibat ledakan itu.
"Anak kedua pelaku, AR (15) selamat dari ledakan. AR itulah yang membawa dua adiknya menuju ke RS Siti Khodijah," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, Senin (14/5) dini hari.
Dia menambahkan, keduanya sudah dipindahkan ke RS Bhayangkara Polda Jatim guna menjalani perawatan lanjutan.
"Kedua anak itu saat ini di rujuk ke RS Bhayangkara Polda Jatim," ungkap dia.
Kejadian ledakan diduga berasal dari bom pada Minggu (13/5) malam dalam kamar lantai 5 Blok B Rusunawa Wonocolo Taman itu terdapat 6 penghuni. Pihak Kepolisian memastikan tiga orang meninggal dunia.
Istri Anton, Puspita Sari (47) dan anaknya PR (17), meninggal dunia saat ledakan pertama. Sementara Anton Febriyanto (47), saat dua ledakan masih hidup dan tangan masih memegang switching.
"Karena petugas tidak mau berisiko akhirnya dilumpuhkan dan meninggal dunia," ungkapnya.
(mdk/nyd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya