Sejak kecil si cantik penjual minum di Bandung dilatih hidup susah

Dara cantik 17 tahun ini mempunyai cita-cita tinggi. Dia berharap bisa kuliah di universitas negeri di Bandung.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Sejak kecil si cantik penjual minum di Bandung dilatih hidup susah
Dian gadis cantik penjual minuman. ©2016 Merdeka.com

Sosok Dian Divstiani Budi Putri di mata sang ayah, Budi Santoso (40) adalah orang bertanggung jawab. Sejak kecil dididik prihatin agar tahu betapa sulitnya mencari uang.Budi menuturkan, dara kelahiran Bandung 17 tahun silam itu sering diajak berdagang mulai dari jual mie ayam, sampai minuman. Menurutnya semua pekerjaan adalah mulia asalkan didapat dengan cara halal."Dia dari SMP sudah diajak. Yang penting tidak ganggu sekolahnya. Awalnya memang masih malu-malu, sampai nangis. Tapi lambat laun, malah dengan sendirinya sering bantu," ujar Budi kepada merdeka.com, Jumat (18/3).Lapak dagangannya berada depan Masjid Ukhkuwah, Kota Bandung. Budi setiap hari menjajakan mie ayam di gerobaknya. Sedangkan Dian menjual minuman botol dan kemasan yang bersebalahan dengan ayahnya.Dia mengaku, usaha dagangnya yang dirintis sejak 16 tahun lalu diharapkan bisa dilanjutkan dengan cara profesional oleh Dian. Meski hanya berjualan di kaki lima, sebagai ayah dia berharap putrinya mau melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi."Saya ingin dia kuliah. Biar sukses, biar nanti makanannya dikelola lebih baik sama anak saya," terangnya.Dian yang kini duduk di bangku SMA bercita-cita untuk melanjutkan pendidikannya ke universitas negeri di Bandung. "Aku ingin kuliah, karena inginnya sih jadi pengusaha saja," ungkap Dian.Saat kuliah nanti, Dian juga ingin tetap membantu orang tua meski hanya menjual dagangan di pinggir jalan. "Ya enggak apa-apa bantu orang tua saja. Pesan orang tua saya kalau susah bantu orang tua, akan susah mendapatkan bantuan dari orang lain," ungkapnya.

Rekomendasi