Nasib apes dialami dua ABK kapal ikan Maiden Kitty di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Minggu (4/9). Kedua ABK ini, Warno (37) dan Didit (28) menemukan mayat berjenis kelamin laki-laki saat dirinya sedang mencari kepiting.
Informasi yang dihimpun, saat kapal Maiden Kitty bersandar dan setelah bongkaran, Warno dan Didit langsung turun mengangkat keramba anyaman bambu untuk perangkap kepiting yang dipasang sebelumnya.
Namun sialnya, saat perangkap kepiting diangkat, kedua ABK ini justru mendapati sosok mayat laki-laki yang mengambang mendekatinya. Sontak saja keduanya berteriak.
"Saya tidak cium bau busuk awalnya. Begitu mayat itu diangkat, baru baunya menyengat. Kami tidak kenal mayat itu apakah ABK di sini (Benoa) atau warga lain," ungkap Warno di hadapan petugas di Polsek kawasan laut Benoa, Minggu (4/9).
Dari ciri-ciri mayat laki-laki tersebut diperkirakan tinggi 168 cm, memiliki kumis dan jenggot tipis. Saat ditemukan, korban yang belum diketahui identitasnya ini terdapat luka lecet pada bagian atas alis mata kanan dan luka robek pada bibir.
Kapolsek Benoa, Kompol Nyoman Gatra membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas tersebut. "Kita masih lakukan penyelidikan, saat ini jenazah kita titipkan di RSUP Sanglah Denpasar. Harapan kita bagi kerabat atau rekannya yang merasa mengenal ciri-ciri korban agar mendatangi ke RSUP Sanglah," tutupnya.