Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan surveilans efektif untuk menjaring kasus positif Covid-19 dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.
Keberhasilan surveilans ini ditandai dengan 1.163 kasus positif Covid-19 dari luar negeri bisa dideteksi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Ribuan data kasus positif Covid-19 tersebut terjaring sejak 20 Desember 2020 hingga 7 Februari 2021.
"Kelihatan sistem surveilans kita ini cukup efektif," katanya dalam talkshow yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Kamis (18/2).
Wiku menyebut, pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia baik lewat jalur udara maupun laut sejak Desember 2020. Dari ribuan kasus positif Covid-19 yang ditemukan, 738 di antaranya terdeteksi saat melakukan tes PCR pertama saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Sementara 320 lainnya terdeteksi saat melakukan tes PCR kedua.
"Jadi secara umum cukup efektif. Artinya, buktinya kita tadi hal-hal yang jadinya positif kita jaring sehingga kemungkinan untuk menyebar ke tempat-tempat lain bisa kita cegah," ujarnya.
Sebelumnya, Kasubdit Karantina Kesehatan, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Benget Saragih menyebut tercatat ada 1.193 kasus positif Covid-19 dari luar negeri yang ditemukan di Bandara Soekarno-Hatta. Mereka dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan PCR.
"Sudah ada 1.193 positif Covid-19 yang kami lakukan pemeriksaan yang semuanya WNA dan WNI membawa hasil PCR negatif," katanya dalam talkshow yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Kamis (18/2).
Temuan serupa juga terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Berdasarkan laporan yang masuk, kata Benget, ada 433 orang dari luar negeri positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan PCR di Surabaya. Padahal, mereka sudah membawa surat hasil tes PCR negatif.
"Kemudian di Batam kurang lebih 300 orang positif dari perjalanan laut walaupun mereka sudah membawa hasil PCR negatif," sambungnya.