Video segerombolan orang menggunakan sepeda motor mengamuk di wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Mereka merusak motor-motor yang sedang terpakir. Tak hanya itu, gerombolan pemotor itu juga menyerang sejumlah orang yang tengah nongkrong di pinggir jalan.
Mendengar itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno geram. Ia tegaskan tidak akan mentolerir pelaku.
"Nah ini juga udah jadi fenomena ya, ancaman buat ketertiban dan keamanan. Kami tegas, kita tidak akan pernah mentolerir adanya kegiatan yang mengganggu ketertiban masyarakat," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/3).
Untuk itu dia akan terus menjalin kerjasama dan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan keamanan dan dia juga meminta masyarakat untuk interaktif melaporkan kejadian yang mengganggu ketertiban umum.
"Kita minta untuk selalu memberikan laporan kepada kita bahwa terantisipasi kegiatan-kegiatan yang sangat mengganggu ketertiban masyarakat seperti itu," ujar dia.
Sebagai informasi segerombolan orang menggunakan sepeda motor mengamuk pada malam hari, menurut keterangan warga yang menjadi korban, Detok, Pemuda 23 tahun ini menjadi korban amukan gerombolan pemotor tersebut. Padahal, Detok sehari-hari membuka kios rokok dan kopi di pinggir jalan Kemang.
"Saya dikejar sampai digebuki. Seingat saya sih enggak ada yang bawa senjata tajam. Pakai helm full face rata-rata," ujar Detok saat ditemui merdeka.com, Senin (5/3).