Ribuan Pegawai Pemkab Bekasi Mulai Disuntik Vaksin Covid 19
Merdeka.com - Sebanyak 4.522 pegawai Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai divaksinasi Covid 19, Senin (1/3). Mereka yang mendapatkan prioritas adalah tenaga pelayan publik dari berbagai instansi pemerintah.
"Saya berharap ASN (aparatur sipil negara), dapat melindungi diri sendiri dan keluarga serta masyarakat, agar terhindar dari virus Covid-19," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Uju usai menerima vaksin di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (1/3).
Uju adalah orang pertama disuntik vaksin Sinovac buatan China di lingkungan pegawai pemerintah daerah. Vaksinasi massal pegawai baik berstatus ASN dan non-ASN berlangsung selama dua hari atau sampai besok.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Sri Enny Mainiarti mengatakan, pegawai pelayan publik menjadi prioritas karena rentan tertular virus. Pasalnya, mereka banyak interaksi dengan masyarakat di lapangan. Seperti anggota Satpol PP, BPBD, Bappeda, layanan Kependudukan dan lainnya.
"Selama ini tenaga pelayanan publik banyak berinteraksi dengan masyarakat," katanya.
Selain petugas pelayan publik di lingkungan pemerintah, vaksinasi massal non tenaga kesehatan di Kabupaten Bekasi mulai menyasar pegawai dari instansi vertikal yang juga rentan terpapar, seperti TNI dan Polri.
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menyebutkan, jumlah pelayan publik yang terdata di Kabupaten Bekasi 200 ribu orang. Mereka terdiri dari guru sekolah hingga pedagang di pasar. Namun alokasi vaksin yang diterima bari 22.460 dosis.
"Untuk guru rencananya mungkin minggu depan, tergantung alokasi vaksin yang kita dapatkan. Untuk tempatnya nanti di Puskesmas wilayah masing-masing atau bisa juga di sekolah," ucap Alamsyah.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya