Pulang ke Medan, perwira polisi berinisial F diduga tembak mati adik ipar
Merdeka.com - Polisi perwira menengah berinisial F dikabarkan menembak mati adik iparnya di Medan, Rabu (5/4) malam. Belum diketahui motif dari tindakan salah satu petinggi di jajaran Polres Lombok Tengah tersebut.
Berdasarkan informasi dihimpun, Kompol F diduga menembak adik iparnya Jumingan alias Jun di rumah keluarganya di Jalan Tirtosari/Mestika Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Medan Tembung.
Berdasarkan informasi yang beredar, Kamis (5/4), F dikabarkan baru saja pulang ke Medan bersama istrinya. Dia sempat bertegur sapa dengan tetangga.
Tak lama berselang, warga dikejutkan dengan suara letusan senjata dari dalam rumah. F pun keluar rumah, sementara Jumingan meregang nyawa.
Jasad Jumingan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Sementara F dikabarkan sudah menyerahkan diri ke Polda Sumut.
F saat ini berdinas di Nusa Tenggara Barat. Sebelumnya dia menduduki sejumlah posisi di jajaran Polda Sumut, seperti Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, Kasat Reskrim Polresta Medan, kemudian menjadi Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, sebelum akhirnya menempuh pendidikan Sespim.
Belum ada keterangan resmi terkait peristiwa ini dari kepolisian. "Saya belum terima laporan. Kasat Reskrim (Polrestabes Medan) juga belum bisa saya hubungi," jelas Kasubbid Penerangan Masyarakat Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan.
Ditanya tentang tersangka pelaku adalah F, MP Nainggolan juga belum memberi kepastian. "Kabarnya begitu. Saya pun tahu dari media online," katanya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya