Pulang dari RS karena tak punya biaya, bayi gizi buruk meninggal

Azahra bisa pulang setelah Kepala Desa Mangunjaya Idi Rohidi meninggalkan mobil dinasnya sebagai jaminan di rumah sakit.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pulang dari RS karena tak punya biaya, bayi gizi buruk meninggal
Ilustrasi Gizi buruk. ©2013 Merdeka.com

Azahra Wulandari, balita perempuan berusia satu tahun penderita gizi buruk yang terpaksa pulang dari rumah sakit akibat keterbatasan biaya, akhirnya meninggal. Balita malang itu, meninggal berselang beberapa jam setelah pulang dari RS Adam Thalib, Cibitung."Setelah dibawa pulang akhirnya meninggal dunia pukul 22.15 WIB," kata tokoh masyarakat sekitar tempat tinggal Azahra, Saban Junior pada merdeka.com, Rabu (5/11).Azahra dibawa pulang karena orangtua pasien yakni Dirman (27) dan Nunu Nurhayati (23), memaksa pihak rumah sakit memulangkan anaknya karena keluarga tidak sanggup membiayai pengobatan pasien yang mencapai Rp 7,5 juta per malam.Upaya memulangkan Azahra pun sempat menuai konflik karena pihak rumah sakit tidak mengizinkan pasien pulang sebelum biaya perawatannya selama di rumah sakit dilunasi keluarga.Akhirnya, Azahra bisa pulang setelah Kepala Desa Mangunjaya Idi Rohidi mau meninggalkan mobil dinasnya sebagai jaminan di rumah sakit swasta itu. "Sudah ke RSUD, tapi tidak ada kamar," katanya.Kepala Desa Mangun Jaya Idi Rohidi, mengatakan hingga saat ini mobil dinasnya masih di rumah sakit. Mobil tersebut dipakai jaminan untuk menutup sementara biaya rumah sakit yang kurang Rp 4,5 juta. "Sudah dibayar Rp 3 juta," katanya.

Rekomendasi