Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada anggota polisi yang mengungkap sabu sebanyak 1 ton. Menurut Tito barang tersebut adalah hasil tangkapan terbesar sepanjang sejarah."Anggota yang mengungkapkan ini kami berikan kenaikan pangkat luar biasa supaya bisa memotivasi yang lain," kata Tito saat memberikan sambutan di acara pemusnahan barang bukti di Garbage Plan, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (15/8).Tito juga mengatakan keberhasilan mengungkap 1 ton sabu tersebut merupakan warning alarm bagi Indonesia. Menurut dia, Indonesia bisa kebobolan segitu banyak. Tidak hanya itu dia mengatakan bisnis narkoba tersebut adalah jadi bisnis yang menggiurkan."Oleh karena itu, untuk memotong permintaan ini perlu ada kegiatan edukasi dan kegiatan kampanye kepada masyarakat termasuk tempat hiburan agar mereka tak tergiur," kata dia.Diketahui Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti narkoba. Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan pemusnahan tersebut adalah barang bukti hasil pengungkapan sejak Juli hingga Agustus 2017.Pemusnahan tersebut dilakukan di Garbage Plan, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (15/8) dan diseluruh Polda di Indonesia. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan barang yang akan dimusnahkan di Bandara Soekarno Hatta yaitu sabu 1,4 ton dan 1,2 juta butir ekstasi."Khusus untuk Bandara Soekarno Hatta barang bukti yang dimusnahkan melibatkan dari 36 tersangka terdiri 9 orang tersangka WNA dan 27 tersangka WNI," kata Eko Daniyanto.Eko menjelaskan barang bukti yang dimusnahkan Polda diseluruh Indonesia yaitu ganja 2,73 ton, shabu 1,405 ton, estasi 1.264.445 butir, Happy Five 36.010 butir, psikotropika gol IV 5.595.614 butir. "Untuk sabu sebanyak 1 ton lebih merupakan hasil terbesar tangkapan selama ini," kata dia.Menurut dia, modus operandi yang dilakukan sindikat internasional pengedar narkoba khususnya jenis sabu yaitu dengan menyelundupkan melalui jalur perairan laut. "Sabu dikamuflasekan dengan bungkus teh China," ungkap dia.Eko juga mengatakan jika barang tersebut tidak dimusnahkan diperkirakan sekitar 27 juta orang akan menyalahgunakan barang tersebut. "Sebaliknya jika barang dimusnahkan 27 juta orang terselamatkan," tutup dia.
Polisi pengungkap sabu 1 ton diberi kenaikan pangkat luar biasa
Tito juga mengatakan keberhasilan mengungkap 1 ton sabu tersebut merupakan warning alarm bagi Indonesia.
Rekomendasi