Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi dilarang pulang sebelum tangkap Zurzani diduga membunuh NNA

Polisi dilarang pulang sebelum tangkap Zurzani diduga membunuh NNA Pelaku pembunuh balita. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian menurunkan kekuatan penuh memburu Zurzani (45), terduga pembunuh sadis balita berinisial NNA (4). Mereka tidak diperkenankan pulang sebelum menangkap Zurzani.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Kutai Timur AKBP Rino Eko tidak membantah kalau anak buahnya di lapangan tidak boleh pulang, sebelum berhasil menangkap Zurzani.

"Nah itu teknis, urusan kita lah ya," kata Rino kepada merdeka.com, Kamis (14/7) sore.

Upaya polisian memburu Zurzani di antaranya dengan menyebarkan foto dan identitas terduga pelaku di Kutai Timur. Sayang hingga saat ini dia belum ditemukan.

"Masih dicari, kalau dapat saya akan ini (menginformasikan)," ujar Rino.

Keterangan dihimpun, polisi telah menggeledah rumah Zurzani yang tidak lain tetangga dekat korban, sejak awal hilangnya NNA, Kamis (7/7) siang lalu. Petugas menyita barang bukti di antaranya pakaian terakhir dikenakan Zurzani dengan noda lumpur.

"Sudah ya, sudah sejak awal, sudah sejak dari pertama (menggeledah kediaman Zurzani)," ucap Rino.

Rino menyatakan Zurzani diburu polisi lantaran dia orang terakhir bersama korban. Setelah itu korban sempat dilaporkan hilang dan ditemukan tidak bernyawa 3 hari kemudian, dalam kondisi mengenaskan.

"Sudah (dilakukan penyelidikan), tidak mungkin kita sampaikan (Zurzani dicari kepolisian), kalau tidak berdasarkan fakta-fakta," tambah Rino.

Tidak hanya satuan Reskrim Polres Kutai Timur yang mencari Zurzani, personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Timur juga diterjunkan memburu Zurzani.

Saat ini, perburuan Zurzani, tidak hanya dilakukan di Kecamatan Sangkulirang di sekitar tempat tinggalnya, yang juga tempat tinggal korban. Perburuan juga dilakukan hingga keluar Kutai Timur.

NNA yang tinggal di Desa Benua Baru Ulu, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, dilaporkan hilang pada Kamis (7/7) lalu, sekitar pukul 11.00 WITA. Saksi mengungkap Zurzani terlihat terakhir kali bersama korban.

Dari keterangan orang tua NNA, Zurzani sempat pulang ke rumahnya usai membawa pergi NNA, dan membersihkan diri setelah pakaiannya terkena lumpur. Dia sempat membantah, telah membawa NNA. Namun akhirnya balita cantik itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka bakar di semak-semak, dan sebagian wajahnya hancur. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP