Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Petani di Bali temukan mayat bayi kembar di irigasi persawahan

Petani di Bali temukan mayat bayi kembar di irigasi persawahan Ilustrasi Bayi Meninggal. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Sepasang bayi kembar yang sudah dalam keadaan membusuk ditemukan dua orang petani di Bali yang hendak ke sawah. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan di saluran irigasi persawahan oleh dua orang petani, I Wayan Sangkil (55) dan Ketut Rudiasa (70)‎, di subak Telaga Desa Mas, Gianyar Bali, Senin (23/3).

Saat itu, kedua petani yang berjalan dengan meletakkan cangkul dipundaknya saat melangkah diantara saluran irigasi melihat sosok bayi tanpa pembungkus kain sudah dikerubungi lalat.

"Awalnya cuma 1 saja yang kita lihat. Satunya lagi persis di sebelah bayi pertama ada yang terbungkus kain dan juga penuh lalat. Kita congkel pakai batang cangkul ternyata juga bayi, keduanya laki-laki," kata Sangkil, Senin (23/3) di Mas Ubud Gianyar.

Atas penemuan itu, kedua petani ini berlari menemui kelian (yang dituakan) Subak Tegal. Kemudian diteruskan melapor ke Polsek ‎Ubud Gianyar. Anggota polisi yang terjun ke lokasi meyakinkan bahwa lokasi pembuangan tetap ada di lokasi ditemukan, hal itu berdasarkan keterangan warga setempat bahwa irigasi sudah sepekan dangkal.

"Bayi ini tidak hanyut, dibuang tepat di tempat ditemukan. Kalau dibawa arus air, tidak mungkin karena sudah sepekan air tidak mengalir. Identitas bayi memang kembar, untuk memastikan satu gen yang sama nanti dari hasil visum," papar salah seorang anggota di lokasi.

Kompol Wayan Sumara, Kapolsek Ubud meyakinkan bahwa kondisi bayi memang kembar keduanya 'bak pinang dibelah dua'. Namun untuk memastikan kembar atau tidak berdasarkan hasil penyidikan di lab nantinya.

"Kemungkinan ini bayi kembar, sepertinya di buang saat Nyepi ya 3 hari lalu atau sehari sebelum nyepi," jelasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP