Peringati Hari Buku, ratusan anak SD di Solo membaca di tengah sawah

Acara berlangsung hangat dan ceria. Mereka terlihat berbaris rapi di pematang sawah dan membaca buku. Sementara para guru mengawasi kegiatan tersebut dengan seksama.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Peringati Hari Buku, ratusan anak SD di Solo membaca di tengah sawah
Ratusan anak SD membaca buku di sawah. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Ada yang unik saat peringatan Hari Buku Sedunia, yang jatuh hari ini Senin (23/4). Ratusan siswa sekolah dasar (SD) di Kota Solo, membaca buku bersama. Bukan di sekolah, taman, atau tempat yang nyaman lainnya.

Para siswa SD Negeri Sambirejo, SD Negeri Kadipiro 144, dan SD Negeri Joglo, Banjarsari Solo ini membaca buku di pematang sawah. Lokasi persawahan yang dipilih di depan Kampus Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Kadipiro.

"Ada banyak buku yang dibawa anak-anak, macam-macam, kebanyakan adalah buku cerita dan buku tentang sejarah dan pelajaran lainnya," ujar Haristanto, penggagas acara.

"Kegiatan ini untuk memperingati Hari Buku Sedunia yang jatuh tiap tanggal 23 April. Saya melihat anak-anak di sekitar kita ini jarang membaca. Mereka sukanya pegang hp (handphone) lalu tak peduli sama yang lain. Padahal tak boleh seperti itu," ucap Haristanto menambahkan.

Dengan membaca buku, lanjut dia, anak-anak bisa belajar untuk lebih peka dengan lingkungan sekitar. Karena buku merupakan jendela dunia. Dengan membaca buku, maka anak-anak bisa melihat dunia.

"Kepekaan itu bisa muncul saat kita membaca. Dengan membaca, bisa belajar tentang dunia, lalu bisa menanamkan rasa keinginan untuk melakukan sesuatu yang baik untuk dunia ini," katanya.

Terkait pemilihan sawah sebagai lokasi tempat membaca bersama, Haristanto berdalih jika saat ini para siswa sudah jarang melihat sawah dan lebih sering main ke pusat perbelanjaan di kota.

Kegiatan tersebut juga sebagai bagian dari menanam rasa peka ke anak-anak. Ia berharap dengan kegiatan tersebut, mereka bisa tahu dan sering main-main ke sawah, karena hal tersebut bagian dari pembelajaran.

Pantauan di lokasi, kegiatan membaca dimulai pukul 08.00 WIB. Udara yang sejuk membuat para siswa antusias mengikuti acara tersebut. Acara berlangsung hangat dan ceria. Mereka terlihat berbaris rapi di pematang sawah dan membaca buku. Sementara para guru mengawasi kegiatan tersebut dengan seksama.

"Senang bisa baca bersama-sama. Kalau sendiri sering baca juga, tapi agak males," ucap Niken (9) siswi SD Negeri Kadipiro 144 Solo yang saat itu membaca buku berjudul Roro Jong grand.

Niken mengaku tak membawa buku sendiri dari rumah. Ia juga tak banyak memiliki koleksi buku bacaan di rumahnya.

"Senang sekali, banyak gambarnya yang bagus, bukunya juga warna-warni jadi saya suka," kata Yoga, siswa lainnya.

Rekomendasi