Perempuan terduga teroris di Purworejo disiapkan sebagai 'pengantin

Perempuan terduga teroris di Purworejo disiapkan sebagai 'pengantin'. Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap Ika Puspitasari warga Dusun Tegalsari Desa Bernggong, Kabupaten Purworejo pada Kamis (15/12) lalu. Ika diketahui telah disiapkan sebagai 'pengantin' bom.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Perempuan terduga teroris di Purworejo disiapkan sebagai 'pengantin
Densus 88 geledah rumah terduga teroris. ©2015 Merdeka.com

Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap Ika Puspitasari warga Dusun Tegalsari Desa Bernggong, Kabupaten Purworejo pada Kamis (15/12) lalu. Ika diketahui telah disiapkan sebagai 'pengantin' bom.Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, pihaknya telah mengungkap rencana yang telah disiapkan Ika dan jaringannya. Dia mengatakan, Ika bakal melakukan aksi bunuh diri di Bali."Yang di Bali merupakan hasil monitoring yang dilakukan teman Densus 88 Antiteror," kata Martinus di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/12).Oleh karena itu, ditegaskan Martinus pihaknya bakal memperketat pengamanan di Bali jelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2017."Jadi pengamanan di Bali sama saja dengan daerah lain, tidak ada perbedaan. Hanya saja ini posisi dalam momen akhir tahun Natal dan Tahun Baru di mana aktivitas masyarakat dipenuhi dengan keramaian di satu tempat, dan ini menjadi kalender ketertiban dan keamanan yang menjadi perhatian bagi Polri," pungkas dia.Diketahui, Ika Puspitasari ditangkap setelah Densus 88 melakukan pengembangan atas pengungkapan jaringan terorisme Bekasi beberapa waktu lalu.Sebelum Ika, Densus lebih dulu menangkap Dian Yulia Novi di Bekasi. Dian pun diketahui memiliki peran yang sama dengan Ika yaitu sebagai 'pengantin' bom.Dian disiapkan untuk membom Istana Negara saat pergantian petugas jaga Paspampres. Beruntung pihak Densus menggagalkan rencana itu dengan menangkap para tersangka.

Rekomendasi