Penundaan Pilkada di Jatim akan rugikan incumbent

Reporter : Moch. Andriansyah | Kamis, 2 Agustus 2012 00:05




Penundaan Pilkada di Jatim akan rugikan incumbent
soekarwo. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Imbas kebijakan penundaan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) di 43 wilayah hingga 2015, oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi , dirasakan cukup signifikan bagi calon incumbent. Salah satunya berdampak pada agenda Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, yang rencananya digelar pada September 2013 mendatang.

Sebab, di Jawa Timur misalnya, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo yang saat itu, sudah tak lagi berkuasa dan jabatannya akan diisi oleh seorang penjabat sementara (Pjs) yang ditunjuk oleh pemerintah pusat (Presiden).

Ironisnya, Pjs gubernur tidak memiliki kewenangan membuat kebijakan strategis. Padahal masa jabatan Pjs itu lebih dari satu setengah tahun. Sehingga, dikhawatirkan mengganggu stabilitas pemerintahan dan menambah persoalan masyarakat kian menumpuk karena tak bisa diselesaikan oleh Pjs.

Sekretaris DPW PAN Jatim, Kuswiyanto menyatakan perlu dilakukan kajian secara komprehensif. Karena Pemilukada dan Pemilihan Presiden (Pilpres) adalah pekerjaan nasional.

"Kalau pelaksanaan Pilgub Jatim tahun 2013 terlalu mepet dengan Pileg dan Pilpres sehingga berimplikasi tidak bagus, tentu penundaan itu merupakan solusi yang baik," kata Kuswiyanto yang juga Ketua FPAN DPRD Jawa Timur itu.

Konsultasi ke Mendagri dan DPR RI yang menangani persoalan pemilukada, lanjut Kuswiyanto, juga mutlak diperlukan.

"Karena konsekwensi dari penundaan itu, Gubernur Jatim akan dijabat seorang Pjs. Dia (Pjs) tak bisa membuat keputusan krusial sehingga masyarakat Jatim akan dirugikan," tegas politisi asal Sidoarjo tersebut.

PAN, masih kata Kuswiyanto, sudah terbiasa mengantar pemimpin terbaik untuk masyarakat di Jawa Timur. Jadi, tak ada masalah KarSa ( Soekarwo -Syaifullah Yusuf) atau bukan KarSa yang menjadi pemimpin Jawa Timur ke depan.

"Yang terpenting bisa membuat Jatim menjadi lebih baik dari sekarang. Dalam mengusung calon gubernur dan wakil gubernur, PAN akan mengedepankan prinsip rasional, obyektif, realistik dan proporsional (RORP)," jelasnya.

Masih di tempat yang sama, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak menegaskan, penundaan Pilgub di Jawa Timur, sangat tidak menguntungkan bagi calon incumbent ( Soekarwo ). Karena itu pihaknya secara tegas akan menolak penundaan itu. Sebab, kebijakan itu, merugikan masyarakat banyak.

"Sepanjang Partai Golkar belum menurunkan Cagub dan Cawagub untuk Pilgub Jatim mendatang, maka kami akan tetap mendukung KarSa," tegas anggota Komisi A DPRD Jatim.

Senada dengan Sahat, Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq mengatakan, penundaan Pilgub itu lebih banyak mudharatnya bagi masyarakat. Karena secara politis tidak efektif dan bisa mengganggu internal pemerintahan.

"Untungnya cuma tidak ganggu Pileg dan Pilpres. Tapi kerugiannya lebih besar karena ada jeda waktu dan untuk mengisi kekosongan terpaksa akan diangkat Pjs," terang ketua Komisi C DPRD Jawa Timur itu.

[bal]

KUMPULAN BERITA
# Pilkada

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • PDIP minta menteri tak ke DPR, pimpinan enggan tanggapi serius
  • Isuzu andalkan MU-X di POS 2014
  • Pidato di depan dewan PBB, ini perasaan Emma Watson
  • Di kafe ini, harga kopi tergantung tingkat kesopanan pelanggan
  • BlackBerry Passport akhirnya tersedia di Indonesia!
  • Prabowo anggap Muktamar PPP kubu SDA yang sah
  • Jelang rilis trailer, Universal unggah 2 teaser 'FURIOUS 7'
  • Berusia 30 tahun Go Hye Sun akui tak tertarik pacaran
  • Penghentian penerimaan PNS tak berlaku untuk guru dan medis
  • Pukul warga sipil, anggota polisi Bali dibui 21 hari
  • SHOW MORE