Penumpang mudik Lebaran diprediksi meningkat, total 5 juta orang

Jika dibandingkan dengan hari-hari biasa, pada masa mudik ini terjadi kenaikan sekitar 11 persen.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Penumpang mudik Lebaran diprediksi meningkat, total 5 juta orang
Jonan pantau stasiun gambir. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Jumlah penumpang kereta api (KA) selama arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini diperkirakan meningkat sekitar tiga persen dibandingkan Lebaran tahun 2015. Jumlah penumpang KA tahun ini diprediksi mencapai lima juta orang."Kalau dibandingkan dengan hari-hari biasa atau keadaan normal, pada masa mudik ini terjadi kenaikan sekitar 11 persen," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Prasetyo Boeditjahjono usai memimpin upacara gelar pasukan angkutan Lebaran 2016 di Stasiun Besar Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (24/6).Seiring peningkatan jumlah penumpang, Kemenhub dan PT KAI Persero terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna moda kereta api.Sesuai standar pelayanan minimum yang ditetapkan, seluruh sarana lokomotif dan kereta yang digunakan sebagai angkutan Lebaran harus menjalani proses pemeriksaan kelaikan jalan.Kemenhub juga ikut memantau titik rawan bencana yang tersebar di lintas utara dan selatan Jawa, serta mewaspadai peringatan anomali cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).Segala persiapan dan perbaikan yang dilakukan Kemenhub dan PT KAI Persero diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mewujudkan target zero accident yang ditetapkan pemerintah untuk angkutan umum saat arus mudik dan balik Lebaran 2016."Sedangkan target 'zero accident' akan lebih mudah dicapai kereta api daripada moda lain karena kereta api punya lintasan sendiri dan telah didukung berbagai perbaikan serta peningkatan fasilitas," kata Prasetyo.Untuk persiapan angkutan Lebaran 2016, PT KAI menyiapkan 447 unit lokomotif yang terdiri dari 416 lokomotif dinas dan 31 unit cadangan serta 1.694 unit kereta yang terdiri dari 1.565 unit kereta dinas dan 129 unit untuk cadangan.

Rekomendasi