Peningkatan Kasus Covid-19 di Sumut Mengkhawatirkan, Kalah dari Jatim dan DKI

Berdasarkan data dari Gugus Tugas pusat, kasus baru Covid-19 di Sumut merupakan yang ketiga tertinggi di Indonesia. Tambahan kasus baru hari ini hanya kalah dari Provinsi Jawa Timur (318) dan DKI Jakarta (93).

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Peningkatan Kasus Covid-19 di Sumut Mengkhawatirkan, Kalah dari Jatim dan DKI
positif corona. ©2020 REUTERS

Penyebaran Covid-19 di Sumut semakin mengkhawatirkan. Dalam sehari 88 orang dinyatakan positif mengidap virus Corona Baru di daerah ini. Jumlah 88 kasus baru itu dilansir tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumut, Jumat (12/6) sore.

"Hari ini kasus positif Covid-19 bertambah 88 orang, dari sebelumnya 680 orang menjadi 768 orang," kata Juru Bicara GTPP Sumut dr Whiko Irwan.

Peningkatan 88 kasus ini merupakan angka tertinggi dalam sehari sejak virus Corona Baru ditemukan di Sumut pada pertengahan Maret lalu. Rekor tertinggi sebelumnya hanya 68 kasus yang diumumkan pada Sabtu (6/6).

Berdasarkan data dari Gugus Tugas pusat, kasus baru Covid-19 di Sumut merupakan yang ketiga tertinggi di Indonesia. Tambahan kasus baru hari ini hanya kalah dari Provinsi Jawa Timur (318) dan DKI Jakarta (93).

Pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 di Sumut juga mengalami peningkatan. Jumlahnya bertambah 19 orang, dari 142 menjadi 163 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah dari 413 orang menjadi 420 orang.

Sementara pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh tidak bertambah. "Pasien yang sembuh masih tetap 204 orang. Sementara untuk yang meninggal dunia bertambah 1 orang yakni dari 57 menjadi 58 orang," jelas Whiko.

Seiring peningkatan kasus yang semakin mengkhawatirkan ini Whiko tetap mengimbau agar masyarakat terus menjalankan protokol kesehatan. "Selalu gunakan masker, cuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak," imbaunya.

Rekomendasi