Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengaruh Medsos Bikin Ibu-ibu di Sumsel Rawan Terpapar Radikalisme

Pengaruh Medsos Bikin Ibu-ibu di Sumsel Rawan Terpapar Radikalisme Ilustrasi Media Sosial. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ibu rumah tangga (IRT) di Sumatera Selatan rawan terpapar radikalisme. Pengaruh media sosial menjadi penyebab utama pemahaman tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel Achmad Rizwan, Kamis (5/12). Menurut dia, penggunaan media sosial baik Instagram, Facebook, Twitter dan lainnya, yang tanpa batas dan tidak bijak sangat mudah mengubah pemahaman IRT.

"IRT cenderung terpapar radikalisme karena penggunaan medsos secara berlebihan dan menerima semua informasi secara mentah-mentah," ungkap Rizwan.

Dia mengatakan banyak konten di medsos mengarah radikalisasi. Hanya saja, dia tidak bisa menyebutkan akun apa saja yang sudah terpantau.

"Sejauh ini akun-akun itu belum ada yang diblok karena belum ada laporan yang masuk," ujarnya.

Kerja Sama dengan TNI-Polri

Dalam bidang pengawasan, pihaknya bekerjasama dengan TNI dan polri. Masyarakat diimbau lebih bijak dan hati-hati dalam menggunakan media sosial karena bisa terjerat Undang-undang Informasi Teknologi Elektronik (ITE).

"Mestinya jangan terlalu sering memposting setiap aktifitas karena bisa dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk menyebarkan paham radikalisme," imbaunya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP