Polda Metro Jaya membongkar adanya kongkalikong sebagai upaya pendatang dari India tak dikarantina saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Agar lolos karantina, duit sebesar Rp6,5 juta pun dirogoh.
Pemerintah sendiri saat ini tengah melakukan pengetatan bagi pendatang dari India karena negara tersebut tengah mengalami lonjakan kasus aktif Covid-19.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan 3 orang ditangkap, yakni S, W dan JD. JD merupakan pendatang dari India.
"Pengakuan sementara, JD membayar Rp 6,5 juta kepada S untuk melancarkan perjalanan kembali ke Indonesia. Yusri belum berbicara lebih detail mengenai latar belakang dari S dan RW," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (26/4).
Namun, Yusri menegaskan baik S dan W bukanlah pegawai Bandara Soekarno-Hatta.
"Bukan oknum dia makanya ini masih kita dalami. Kalau pengakuan dia kepada JD dia (S dan RW) adalah pegawai Bandara. Ngakunya doang," ujar dia.
Yusri mengatakan, persoalan ini akan dibuka secara gamblang besok. Yang jelas, mereka telah meloloskan orang tanpa melalui karantina.
"Masih didalami ini. Besok kita sampaikan secara jelas. Apakah ada pelaku lain? Ini masih kita dalami," ujar dia.
Reporter: Nanda Perdana
Sumber : Liputan6.com