Musim mudik lebaran tahun ini sudah di depan mata. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang lebaran 2017, PT Kereta Api Indonesia akan melakukan penambahan jumlah keberangkatan kereta api jarak jauh. Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Muhammad Nurul Fadhila mengatakan PT KAI akan mengoperasikan 52 kereta api reguler dan 15 kereta api tambahan. Meskipun ada penambahan jumlah kereta api jarak jauh, kata dia, dipastikan perjalanan KRL tidak akan terganggu."Kita akan tetap melihat kebutuhan penumpang komuter dan juga memperhatikan kebutuhan penumpang kami yang hendak mudik lebaran. Kami akan taktis," ujar Fadhila di Stasiun Juanda Jakarta, (23/5).Fadil menjelaskan, nantinya akan ada pengurangan KRL saat jam-jam sibuk keberangkatan KA tambahan. Meskipun begitu, Fadil mengklaim bila PT KAI akan berupaya agar tidak terjadi keterlambatan keberangkatan KRL yang sudah di kurangi jumlahnya tersebut."Kami akan berusaha untuk meminimalisir keterlambatan KRL atas penambahan KA," tandasnya.
Penambahan jumlah kereta api lebaran diyakini tak ganggu jadwal KRL
Fadil menjelaskan, nantinya akan ada pengurangan KRL saat jam-jam sibuk keberangkatan KA tambahan. Meskipun begitu, Fadil mengklaim bila PT KAI akan berupaya agar tidak terjadi keterlambatan keberangkatan KRL yang sudah di kurangi jumlahnya tersebut.
Rekomendasi