Pemprov DKI Sudah Swab Test 720 Ribu Orang yang Beraktivitas di Pasar

Hasil pemeriksaan tersebut, kata Ratih, hanya 1-2 persen orang yang hasilnya positif terpapar virus asal Wuhan di China itu. Sehingga PD Pasar Jaya akan menerapkan protokol kesehatan di pasar.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Pemprov DKI Sudah Swab Test 720 Ribu Orang yang Beraktivitas di Pasar
BIN Rapid Test 800 Warga Pamulang. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan swab test pada 720.002 orang yang beraktivitas di pasar. Mulai dari pedagang, sampai tukang parkir di pasar telah dilakukan swab tes dalam rangka memastikan pasar terbebas dari penyebaran virus Corona.

"Sebelum pasar dibuka lagi, kami melakukan swab bekerja sama dengan Dinkes DKI, sekitar 720.002 orang," kata Direktur Keuangan dan Administrasi, PD Pasar Jaya, Ratih Mayasari dalam Talk Show Info Corona bertajuk 'Pasar Lama, Kebiasaan Baru', di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (2/7).

Hasil pemeriksaan tersebut, kata Ratih, hanya 1-2 persen orang yang hasilnya positif terpapar virus asal Wuhan di China itu. Sehingga PD Pasar Jaya akan menerapkan protokol kesehatan di pasar.

"Kita membuat protokol kesehatan, standar saja, pedagang pakai masker, membagikan face gratis ke pedagang," ujarnya.

Selain itu, pengunjung pasar yang termasuk golongan rentan terpapar seperti orang lanjut usia dilarang memasuki kawasan pasar. Kampanye protokol kesehatan juga terus dilakukan.

Sesuai arahan Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Pasar Jaya tahun 2019 lalu, telah ditetapkan 5 pasar yang menjadi percontohan di 5 wilayah. Bersama FKM-UI telah mengusulkan 5 pasar percontohan yaitu Pasar Santa di Jakarta Selatan, Pasar Teluk Gong di Jakarta Utara.

Lalu Pasar Glodok di Jakarta Barat, Pasar Jatinegara di Jakarta Timur dan Pasar Pasar Baru di Jakarta Pusat. Kelima pasar tersebut dijadikan percontohan karena memiliki kategori index baik, konsep pasar yang lengkap dan fisik bangunan bisa dikembangkan untuk kelengkapan fasilitas sesuai Pasar Bersih, Sehat dan Tertib.

"Kita melakukan index kedua dan saat ini ada 5 pasar yang kita lakukan (penerapan) yang sama," pungkasnya.

Rekomendasi