Pemprov Bali Ingatkan CPNS yang Pakai Calo akan Di-Black List Seumur Hidup

Dewa Indra dalam arahannya kepada peserta tes, memberi jaminan transparansi pelaksanaan tes karena seluruh tahapannya menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Pemprov Bali Ingatkan CPNS yang Pakai Calo akan Di-Black List Seumur Hidup
cpns. ©2018 liputan6.com

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra meninjau hari pertama pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Kampus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Senin (6/9). Dewa Indra menerangkan, untuk formasi CPNS di Bali pada seleksi tahun ini total mencapai 1.035 yang diperebutkan oleh 24.403 pelamar.

Dewa Indra dalam arahannya kepada peserta tes, memberi jaminan transparansi pelaksanaan tes karena seluruh tahapannya menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

"Berhadapan dengan komputer, tak bisa nego dan tak bisa dikasih senyum. Itu tidak akan berpengaruh," katanya.

Ia menekankan, hanya dua hal yang bisa membantu para peserta untuk bisa lolos tes yaitu usaha dan doa yang terkabulkan.

"Selain dua hal itu, tidak ada yang bisa membantu. Sekalipun punya kerabat pejabat, tidak akan bisa menolong. Termasuk saya juga tidak bisa. Yang perlu adik-adik lakukan adalah berusaha, berkonsentrasi penuh dan menjawab dengan benar," katanya.

Ia juga mewanti-wanti, para peserta agar jangan sekali-sekali percaya pada calo yang mengaku bisa membantu mereka lolos dalam seleksi CPNS dengan bayaran tertentu. Ia memandang perlu menyampaikan hal ini karena di daerah lain masih ada yang mencari kesempatan untuk menipu dalam proses seleksi CPNS.

"Tolong juga sampaikan kepada orangtua, jangan percaya kalau tiba-tiba ada yang menjanjikan bisa membantu, itu jelas penipuan. Saya tak ingin ada yang tertipu," ujarnya.

Sementara, Kepala Kantor Regional X BKN Paulus Dwi Laksono Harjono mengingatkan para peserta tes mengikuti seluruh aturan pada setiap tahapan seleksi.

Selain itu, ia mengingatkan para peserta jangan sekali-kali mencoba berbuat curang seperti penggunaan joki atau calo. Karena untuk mengantisipasi hal tersebut, pada pelaksanaan tes CPNS kali ini, BKN menggunakan aplikasi face recognition. Dengan penambahan aplikasi ini, pada tahapan screening ketika akan masuk ruang ujian, peserta wajib membuktikan keabsahan diri melalui scan wajah.

"Kalau wajahnya beda, otomatis ditolak oleh sistem," ungkapnya.

Kemudian, jika sampai ada yang terbukti memanfaatkan joki, BKN akan memberi sanksi keras berupa black list. "Seumur hidup yang bersangkutan tak akan bisa lagi mengikuti seleksi CPNS karena basis pendaftaran adalah NIK," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa pengumuman hasil seleksi bisa diakses para peserta melalui website. "Pengumumannya bisa dipantau dari rumah, ini untuk mencegah kerumunan di masa pandemi. Nanti setelah selesai menjawab, adik-adik catat nilai yang diperoleh untuk memantau perkembangan hasil tes di website," ujarnya.

Sementara, untuk pelaksanaan SKD didukung oleh 200 komputer dan dalam sehari dilaksanakan tiga gelombang tes. Sehingga dalam sehari, tes bisa diikuti oleh 600 peserta. Mengingat banyaknya jumlah peserta, panitia telah menyusun jadwal pelaksanaan SKD. Untuk pelamar CPNS Pemprov Bali, SKD dilaksanakan dari tanggal 6 hingga 10 September 2021.

Dilanjutkan dengan pelamar CPNS Kabupaten Buleleng pada 11 hingga 16 September dan Jembrana pada 17 hingga 18 September 2021. Sedangkan SKD Kabupaten Klungkung digelar tanggal 20 hingga 28 September 2021, Karangasem 29 September hingga 2 Oktober, Bangli 3 hingga 4 Oktober, Tabanan 6 hingga 12 Oktober dan Denpasar 14 hingga 25 Oktober. (*).

Rekomendasi