Pemilik dan 7 Pegawai Positif Covid, Warung Makan di Yogya Tutup Sementara

Wakil Wali kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi membenarkan adanya penutupan sebuah warung makan di jalan Mayor Suryotomo. Warung tersebut diketahui memang selalu ramai pembeli.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemilik dan 7 Pegawai Positif Covid, Warung Makan di Yogya Tutup Sementara
Ilustrasi virus corona. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Sebuah warung makan di Jalan Mayor Suryotomo, Kota Yogyakarta ditutup sementara usai pemilik dan pegawainya dinyatakan positif virus Corona. Total ada 7 pegawai yang dinyatakan positif Corona.

Pemerintah Kota Yogyakarta, pun meminta kepada pelanggan dan pembeli di warung tersebut yang datang pada periode 24 Oktober hingga 7 November agar memeriksakan diri apabila merasa ada gejala tertular Corona.

Wakil Wali kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi membenarkan adanya penutupan sebuah warung makan di jalan Mayor Suryotomo. Warung tersebut diketahui memang selalu ramai pembeli.

"Pemilik warung diketahui positif Corona pada 7 November. Nah, sejak hari itu juga warung yang juga menjajakan nasi goreng itu langsung ditutup sementara," ujar Heroe, Kamis 19 November 2020.

Heroe menuturkan pemilik warung diketahui berdomisili di Kabupaten Bantul. Heroe merinci saat menjalani pemeriksaan, pemilik warung dinyatakan positif Corona dan menjalani perawatan di RS yang ada di Kabupaten Bantul.

Heroe menuturkan usai diketahui pemilik warung itu positif kemudian dilakukan penelusuran ke karyawannya yang berjumlah 16 orang. Dari 16 orang ini pada Senin, 16 November 2020, 7 orang pegawai dinyatakan positif Corona.

"Pegawai dan keluarga kita swab, sama seperti di Soto Lamongan, tapi dari 16 ini tidak tinggal di dalam satu rumah ya. Hasilnya ada 7 yang terkena, sementara 9 lainnya dinyatakan negatif," kata Heroe.

Heroe menambahkan dari kondisi tersebut, pihaknya mengimbau pada pembeli dan pelanggan di warung itu memeriksakan diri jika mengalami gejala COVID-19.

"Jadi kita tetap mengimbau agar para pembeli memeriksakan kesehatannya, terutama yang beli sejak 24 Oktober hingga 7 November," tegas Heroe.

Rekomendasi