Pembuat patung dari jasad Fahri diduga sakit jiwa

"Bahkan, dulu dia (tersangka) sempat menggorok leher istri orang. Tapi sama polisi dilepas karena sakit jiwa."

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Pembuat patung dari jasad Fahri diduga sakit jiwa
pembunuhan. shutterstock

Fahri Khusaini Romadhon, bocah 4 tahun warga Endrosono, Surabaya, Jawa Timur tewas dijadikan patung oleh Solihin (22), tetangganya sendiri. Solohin diduga mengalami gangguan kejiwaan.Hal ini diungkap tetangga korban dan tersangka saat ditemui di lokasi kejadian. Menurut Fatimah, salah satu warga Endrosono Gg 7, Solihin (22) memang sejak lama mengalami gangguan jiwa. "Tapi itu sudah lama, saya nggak ingat kapan. Bahkan, dulu dia (tersangka) sempat menggorok leher istri orang. Tapi sama polisi dilepas karena sakit jiwa. Dititipkan di RSJ Menur, tapi nggak tahu kok dilepas, mungkin karena sudah sembuh. Tapi kok ya membunuh lagi," terang Fatimah di lokasi kejadian, Selasa (19/2).Fatimah dan beberapa warga lain juga mengatakan, kalau di rumah nomor 19 itu, tersangka tidak tinggal sendiri, tapi tinggal bersama empat orang keluarganya, yaitu ayahnya, adiknya, saudara iparnya dan keponakannya. "Tapi semua pergi setelah kejadian. Tidak tahu kemana," lanjut Fatimah.Sementara terkait masalah kejiwaan tersangka, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, belum bisa memastikan kondisi kejiwaan tersangka. "Itu baru dugaan saja. Kami belum bisa memastikan kejiwaan tersangka sebelum memeriksakannya ke psikiater. Kami tidak mungkin melepas tersangka karena sakit jiwa sebelum ada pembuktian. Itu akan kita buktikan melalui tes kejiwaan besok," ungkap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anom Wibowo.Sementara itu, soal keluarga tersangka yang kini diketahui menghilang, polisi mengaku masih melakukan pengejaran terhadap mereka. "Kami masih terus mengembangkan kasus ini hingga tuntas. Kami juga masih menyelidiki keberadaan keluarga korban yang secara tiba-tiba menghilang," kata Anom pasti.Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Endrosono Gg 7, Surabaya tiba-tiba dikejutkan dengan penemuan sosok tubuh bocah dengan kondisi terlentang dan sekujur tubuhnya dilaburi semen hingga menyerupai sosok patung. Patung bocah usia 4 tahun yang tak lain adalah anak keempat pasangan Misnawi dan Zubaidah ini, ditemukan warga di samping kiri rumah tersangka yang berada di deretan rumah nomor 19 Jalan Endrosono Gg 7.Diceritakan, Fahri menghilang secara tiba-tiba pada Sabtu malam, ketika ayahnya yang tengah bekerja di persewaan sound system. Sebelum kejadian, korban ikut ayahnya bekerja untuk memasang peralatan sound di hajatan salah satu warga sekitar (Endrosono Gg 7). Karena rewel, Misnawi kemudian mengantarkan anaknya pulang.Usai bekerja, Misnawi dan keluarganya kebingungan karena anak terakhirnya tidak ada di rumah. Fahri menghilang hingga empat hari lamanya, dan baru ditemukan pada Selasa siang tadi (19/2), dalam kondisi mirip patung.

Rekomendasi