Pedagang ini iri Susi Pudjiastuti lulusan SMP bisa jadi menteri

Tikno menganggap sebagai menteri seharusnya pendidikan itu lebih utama.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pedagang ini iri Susi Pudjiastuti lulusan SMP bisa jadi menteri
Susi Pudjiastuti. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Presiden Joko Widodo secara resmi sudah mengumumkan 34 menteri yang akan membantunya dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019 pada Minggu (26/10) kemarin, di Istana Merdeka Jakarta. Menteri kabinet kerja Jokowi-JK terdiri dari profesional dan politisi partai. Ada beberapa nama yang meleset dari daftar sebelumnya, namun ada juga yang tetap maju dalam Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla.Dari 34 menteri yang resmi dipilih Jokowi, nama Rini Soemarno dan Susi Pudjiastuti yang jadi bahan gunjingan publik. Bandi (65) karyawan swasta, menilai Presiden Jokowi keliru memilih Rini Soemarni sebagai Menteri BUMN. Rini disebut-sebut memiliki rekam jejak yang tidak bersih, namun Jokowi tetap mempertahankan."Kalau masih banyak orang yang lebih pantas kenapa harus dia (Rini), kecuali stok manusia di dunia ini tinggal dia baru bisa," kata Bandi saat berbincang dengan merdeka.com, di Gatot Subroto Jakarta, Senin (27/10).Bandi mengatakan, sebagai rakyat kecil dirinya berharap petinggi yang bersih yang tidak merugikan masyarakat. "Takutnya jika dipakai kalau seperti itu lebih parah. Jarang orang jujur tapi minimal orang bener lah," kata Bandi.Beda halnya dengan salah satu pedagang Tikno (69), dia lebih berkomentar mengenai Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Tikno menganggap sebagai menteri seharusnya pendidikan itu lebih utama, tidak berpatokan dengan pengalaman kerja atau pengusaha."Sebagai orang bodoh kalau menurut saya harusnya menteri itu minimal S1, masa SMP bisa jadi menteri," kata Tikno di Gatot Subroto, Senin (27/10).Menurutnya, jika Susi ijazah SMP bisa disetarakan dengan tukang sapu atau pedagang sepertinya. "Kalo gitu tukang sapu atau kaya saya juga bisa jadi menteri," canda Tikno.

Rekomendasi