Pasang tarif Rp 400 ribu isi baterai laptop, ini pembelaan Marche

"Kalau memaksa mengerjakan tugas di ruangan dalam kena tarif Rp 100 ribu per jam," kata Desi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pasang tarif Rp 400 ribu isi baterai laptop, ini pembelaan Marche
Cas laptop kena biaya Rp 400 ribu. ©path

Marche Restaurant menyatakan sudah resiko pelanggan jika dikenakan tarif mahal ketika mengisi baterai laptop di tempat makan itu. Mereka memang tidak menyediakan layanan untuk charger komputer jinjing tersebut. "Di restoran kami enggak boleh ngecas (isi baterai) soalnya tegangan untuk laptop enggak disediakan di ruangan dalam. Kalau mau, di ruangan depan boleh gratis," kata salah satu pelayan, Desi saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (4/4).Menurutnya, pelanggan yang dikenakan tarif isi baterai Rp 400 ribu memang telah diberitahu sebelumnya. Pengunjung itu sempat memaksa untuk mengerjakan tugas di ruangan dalam."Kalau memaksa isi baterai laptop buat mengerjakan tugas di dalam kena tarif Rp 100 ribu per jam. Kami selalu memberitahukan dulu kepada pengunjung di awal, tapi mereka sering ngeyel," terang dia.Dia juga mengakui jika tidak ada aturan di Marche Restaurant terkait tarif isi baterai laptop karena tidak menyediakan layanan tersebut. Maka dari itu, mereka selalu berusaha memberitahu pengunjung soal tarif isi baterai laptop yang bakal dikenakan."Kami memang tidak ada dasar harga buat isi baterai laptop karena kami tidak ada layanan itu. Tarifnya kesepakatan antara pengelola dan tamu," pungkas dia.Sebelumnya diketahui, Seorang pelanggan Marche Restaurant di Plaza Senayan Jakarta protes akibat dikenakan tarif mahal mengisi baterai laptop. Hal itu terjadi pada tanggal 23 Maret 2015.Berdasarkan setruk pembayaran yang diunggah Leonita Julian dalam akun path @leonisecret, terlihat biaya charger Rp 400 ribu. Lita merasa heran dengan tarif yang terbilang tak masuk akal itu."Ini serem amat, Ngecharge laptop di marche PS, tau2 kena biaya listrik gede 400 rb," tulis dia.

Rekomendasi