Panjat Sutet, Agus bentangkan spanduk minta Dandim Ngada dihukum

Panjat Sutet, Agus bentangkan spanduk minta Dandim Ngada dihukum. Setelah hampir 6 jam berada di puncak tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi setinggi 20 meter di Jalan Kramat Bundar Senen, Agustinus kembali menunjukkan aksinya. Sebelumnya dia nyaris menikam petugas Basarnas yang hendak membujuknya.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Panjat Sutet, Agus bentangkan spanduk minta Dandim Ngada dihukum
Agustinus panjat sutet di Senen. ©2016 Merdeka.com/Titin Supriatin

Setelah hampir 6 jam berada di puncak tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) setinggi 20 meter di Jalan Kramat Bundar Senen, Agustinus kembali menunjukkan aksinya. Sebelumnya dia nyaris menikam petugas Basarnas yang hendak membujuknya agar turun dari tower Sutet. Pantauan merdeka.com di lokasi, sekitar pukul 11.00 WIB, Agustinus perlahan membentangkan spanduk berwarna merah putih di sisi kanan Sutet. Spanduk itu bertuliskan "Hukum oknum Dandim Ngada Beking Penjahat Sengaja Bunuh Anak Yatim Langgar Undang-Undang. LSM ajar". Salah satu petugas PLN, Adi mengatakan aksi Agustinus diduga atas dorongan dari orang lain. Agustinus dibayar seseorang untuk menyampaikan tulisan yang berada dalam spanduk itu."Ada yang nyuruh. Makanya dia bilang mau ketemu Komnas HAM," ungkap Adi di lokasi.Agustinus nekat memanjat tower Sutet di Jalan Kramat Bundar Senen, Jakarta Pusat sekitar pukul 05.30 WIB. Hingga pukul 11.30 WIB, Agustinus belum juga turun ke permukaan tanah padahal cuaca mendung mulai menyelimuti langit Jakarta Pusat.Sementara petugas Basarnas dan tim dari PLN serta beberapa petugas pemadam kebakaran sudah meninggalkan lokasi sejak 30 menit yang lalu.

Rekomendasi