Tidak lama lagi, masyarakat Indonesia akan merayakan Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2023/1444 Hijriyah. Tradisi mudik diprediksi akan lebih ramai usai pandemi Covid-19 berakhir. Perusahaan transportasi pun sudah berancang-ancang mempersiapkan armada untuk memberikan pelayanan terbaik.
Salah satunya dilakukan PT Dharma Lautan Utama (DLU). Sedikitnya 45 armada laut disiapkan untuk mengangkut pemudik yang tersebar di seluruh Tanah Air.
"Kami melakukan koordinasi rutin setiap menjelang Lebaran. Tahun ini memang persiapannya kita lakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Direktur Utama PT DLU Erwin H Poedjono usai rapat koordinasi di Hotel Novotel Solo, Selasa (28/2).
Menurut Erwin, 45 armada laut tersebut akan beroperasi untuk penyeberangan penumpang dan logistik.
"Kami persiapkan pergerakan penumpang lebih awal. Kami juga mengantisipasi pergerakan penumpang menjelang bulan ruwah dalam penanggalan Jawa yang terkoneksi dengan musim ziarah. Ini nyambung dengan arus mudik," jelasnya.
Dikatakan Erein, sebagai upaya mendorong antusiasme masyarakat agar melakukan mudik, pihaknya juga memberikan potongan harga untuk pembelian tiket mulai dari H-30 Lebaran. Diskon diberikan hingga 20 persen.
"Kalau mudiknya makin cepat diskonnya juga makin besar. Dengan begitu semua tertarik untuk mudik lebih awal," tuturnya.
Penasihat Utama PT DLU Bambang Harjo Soekartono mengatakan rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari persiapan dan antisipasi angkutan menjelang Lebaran dan setelah Lebaran.
"Persiapan yang kita lakukan mulai dari kesiapan armada hingga sumber daya manusia, yang nantinya bertugas melayani penumpang selama masa Lebaran 2023," tuturnya.
Terkait harga tiket, dijelaskannya, biasanya pada jasa transportasi terjadi kenaikan sekitar 2-3 kali lipat. Namun pihaknya tidak memberlakukan kenaikan tersebut.
"Kami hanya menaikkan sedikit, tapi ada diskon supaya itu terdistribusi menuju satu bulan atau 1,5 bulan sebelumnya," pungkasnya.