Mudik Bakal Ramai, Jokowi Minta Kesiapan Jalur Mudik dan Antisipasi Kemacetan

Jokowi mengatakan dengan adanya informasi seluruh jajarannya harus bisa mengantisipasi. Sebab itu, dia meminta Kapolri-TNI bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk menyiapkan agar tidak terjadi kekeliruan.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Mudik Bakal Ramai, Jokowi Minta Kesiapan Jalur Mudik dan Antisipasi Kemacetan
jokowi. ©2022 Merdeka.com/rustam biro pers

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan informasi seluruh masyarakat akan melakukan mudik tahun ini. Sebab itu, Jokowi mengingatkan agar seluruh pihak menyiapkan arus mudik hingga arus balik pada masa Lebaran.

"Harus mulai dihitung betul, ini bisa kalo yang saya tangkap di bawah, ini semuanya mau mudik semua, jadi persiapannya harus ekstra," kata Jokowi saat memberikan pengarahan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang disiarkan dalam saluran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4).

Jokowi mengatakan dengan adanya informasi seluruh jajarannya harus bisa mengantisipasi. Sebab itu, dia meminta Kapolri-TNI bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk menyiapkan agar tidak terjadi kekeliruan.

"Oleh sebab itu semua, kapolri dibantu TNI, menhub yang dikoordinasikan Pak Menko betul-betul menyiapkan ini jangan sampai keliru, mempersiapkan jalur mudik yang baik dan bisa meminimalisir kemacetan dan penumpukan arus mudik maupun arus balik nantinya. Harus mulai dihitung betul," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya Pemerintah memastikan pemudik dengan kriteria usia di bawah 6 tahun dikecualikan dari ketentuan vaksinasi Covid-19. Pemudik di bawah usia 6 tahun juga tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes usap PCR maupun antigen.

"Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) di bawah usia 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi, karena belum tersedia vaksinnya," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro dalam Siaran Sehat yang diikuti dari YouTube RRI Net Official di Jakarta, Senin (4/4) sore.

Rekomendasi