Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

MPR akui lobi pemerintah minta anggaran tak dipotong

MPR akui lobi pemerintah minta anggaran tak dipotong Wakil Ketua Majelis Permusyarakatan Rakyat Mahyudin.. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua MPR Mahyudin mengakui MPR melobi pemerintah agar anggarannya tidak dipotong. Dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2016 tentang penghematan anggaran Kementerian dan Lembaga, Presiden memotong 87 Kementerian dan Lembaga yang anggarannya dipotong.

Namun, dalam Inpres tidak mencantumkan meminta tiga lembaga di parlemen yakni Dewan Perwakilan Rakyat, Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah untuk menghemat anggarannya.

"Ya kalau MPR memang ngelobi," kata Mahyudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9).

Mahyudin mengatakan melobi pemerintah agar anggaran MPR tak dipotong merupakan hal wajar. Sebab, anggaran hanya diperuntukkan untuk membiayai operasional empat pilar kebangsaan.

"MPR itu lebih pada anggaran seperti sosialisasi karena kita tidak ada belanja barang, kecuali hanya buku dan itu enggak bisa dikurang-kurangin," ujar Politikus Golkar ini.

Lewat alasan inilah, kata dia, pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat memaklumi permintaan MPR yang menginginkan agar anggarannya tak dipotong.

"Kita slotnya juga kecil di bawah Rp 1 triliun. Jadi kita sudah ketemu Menkeu, pimpinan MPR dan pimpinan fraksi menyampaikan ibu Sri Mulyani setuju untuk anggaran sosialisasi tidak dipotong," ujarnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP