Motor Yamaha jadi favorit maling karena kontak mudah dirusak

Setiap motor dijual ke seorang penadah dengan harga mulai Rp 1,8 juta hingga Rp 3 juta.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Motor Yamaha jadi favorit maling karena kontak mudah dirusak
Ilustrasi Yamaha. ©2015 Merdeka.com

Zulkifli (26), maling motor di kawasan Palembang, mengungkapkan motor merek Yamaha lebih mudah untuk dicuri. Alasannya, dia merasa bahwa pelbagai jenis motor dari Yamaha mudah dirusak bagian kontaknya.Selama melancarkan aksinya, Zulkifli selalu mengincar merek pabrikan asal Jepang itu. "Semuanya motor Yamaha karena kontak mudah dirusak," kata Zulkifli di Mapolsek Ilir Barat II Palembang, Selasa (29/3).Meski kerap berhasil, Zulkifli akhirnya tertangkap juga. Saat itu, dia tengah mencuri sepeda motor jenis Yamaha V-Ixion bernomor polisi BG 2782 AAE milik Ebit (24), di Jalan Serengan, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Senin (28/3). Namun, aksinya itu dipergoki rekan korban.Ketakutan lantaran kepergok, Zulkifli mengembalikan motor itu kepada pemiliknya. Namun nahas, dia justru dikeroyok rekan dan warga sekitar korban hingga nyaris tewas.Tersangka mengaku hendak mencuri motor korban dengan cara merusak kontaknya menggunakan kunci T. Belum berhasil kabur, dia dipergoki. "Memang saya curi, tapi mau saya kembalikan lagi. Tapi saya malah digebuki orang di sana," ungkapnya.Zulkifli mengaku, sudah tiga kali melakukan kejahatan pencurian motor. Semuanya dilakukan sendirian agar tidak berbagi hasil. Setiap motor dijual ke seorang penadah dengan harga mulai Rp 1,8 juta hingga Rp 3 juta.Kapolsek Ilir Barat II Palembang Kompol Ahmad Fauzan mengatakan, tersangka merupakan spesialis pelaku curanmor yang sudah beraksi di beberapa lokasi di kota itu. Pihaknya masih mencari keberadaan motor yang telah dicuri termasuk penadah."Penadahnya kita lacak, kemungkinan ini jaringan pelaku curanmor. tersangka Zulkifli yang memetiknya," ungkap Fauzan.

Rekomendasi