Merancang Demo Rusuh, Membenturkan Anggota TNI dan Polri

Menko Polhukam Wiranto menyebut ada pihak merancang demo di gedung DPR berujung bentrok dengan aparat. Namun dia tidak menjelaskan detail siapa dalang di balik aksi tersebut.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Merancang Demo Rusuh, Membenturkan Anggota TNI dan Polri
demo siswa bentrok dengan polisi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Menko Polhukam Wiranto menyebut ada pihak merancang demo di gedung DPR berujung bentrok dengan aparat. Namun dia tidak menjelaskan detail siapa dalang di balik aksi tersebut.

"Sengaja ciptakan konflik keras, dirancang demo rusuh agar ada korban pancing emosi aparat bertindak keras," kata Wiranto di kantornya, Kamis (26/9).

Setelah aparat bertindak, kata Wiranto, akan digiring opini pihak keamanan melakukan kesalahan. "Aparat represif, sewenang-wenang," ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, diskenariokan juga benturan antara anggota TNI dan Polri. Salah satu yang terjadi anggota Brimob dan Sabhara terlibat perdebatan dengan Marinir di Wisma Pati TNI AL, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, kemarin malam.

"Ada adu domba antar TNI dan Polri, itu tidak benar. Tri Brata, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit itu satu. Semangat bela negara," tuturnya.

Menurutnya, pihak-pihak tak bertanggung jawab ingin mengkondisikan seolah-oleh antara TNI dan Polri tidak kompak. "Memang diusahakan seperti itu. Kenyataannya kan tidak," tandasnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan institusinya selalu membantu dan mendukung Polri dalam tugas keamanan serta ketertiban masyarakat.

"Tak ada permasalahan TNI dan Polri. Kita terus jaga pengamanan sesuai SOP," tuturnya.

Dalam jumpa pers, Wiranto didampingi Panglima TNI, Kapolri dan kepala staf dari tiga matra. Hadir juga menteri dalam negeri.

Seperti diketahui, gelombang demo terjadi sejak 24 hingga 25 September, mengepung gedung wakil rakyat. Mereka menyuarakan aspirasi menolak pengesahan UU KPK baru, pembahasan RUU KUHP, RUU Pertanahan dan lain sebagainya.

Setelah batas waktu aksi habis, pendemo dengan aparat terlibat bentrokan di sejumlah titik. Tidak hanya mahasiswa, pelajar satu hari berikutnya juga ikut turun ke jalan.

Reporter: Putu Merta

Rekomendasi