Menteri Anies siapkan 3 skenario urus pendidikan daerah kabut asap

Skenario dibagi menjadi tiga masa liburan.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Menteri Anies siapkan 3 skenario urus pendidikan daerah kabut asap
Sekolah di Palembang diliburkan karena kabut asap. ©2015 REUTERS/Beawiharta

Sekolah telah diliburkan selama berminggu-minggu di daerah terdampak kabut asap di Sumatera dan Kalimantan sehingga proses belajar mengajar terpaksa terhenti. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan bagaimana menanggulangi tiga skenario untuk mengganti jam belajar mengajar yang hilang.Skenario dibagi menjadi tiga masa liburan. Pertama, libur dengan masa 1-14 hari, kedua 15-28 hari dan ketiga lebih dari 29 hari.Skenario ini disusun dengan pertimbangan jumlah jam belajar efektif yang hilang untuk diterapkan ketika masa darurat asap sudah selesai. Komunikasi dan koordinasi juga dilakukan secara regular dengan Dinas Pendidikan dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)."Prinsip utamanya adalah perlakuan adil terhadap siswa dan guru di daerah terdampak asap agar tidak tertinggal dibandingkan daerah lain dan dengan tanpa membebani," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di Kantor Kemendikbud, Kamis (8/10)."Untuk skenario pertama, akan menggunakan masa liburan di bulan Desember untuk mengganti jam belajar yang hilang. Sedangkan untuk Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil dilakukan pada bulan Januari dan jadwal UAS genap serta Ujian Akhir Nasional (UAN) tetap pada jadwalnya," tambahnya.Sama seperti skenario pertama, dalam skenario kedua juga akan menggunakan masa libur Desember untuk mengganti jam belajar. Namun, UAS ganjil akan dilaksanakan pada Februari serta jadwal UAS genap dan UAN akan mundur dua hingga tiga minggu.Untuk libur darurat asap lebih dari 29 hari, kalender akademik akan mundur hingga ketuntasan belajar tercapai. Penyesuaian jadwal juga akan dilakukan untuk jadwal UAN dan Seleksi Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi Negeri/Swasta.“Penyesuaiannya tergantung nanti penyelesaiannya. Kita kan belum tahu. Tergantung hilangnya asap berapa hari,” tandasnya.Ia juga menambahkan bukan hanya skenario pendidikan tetapi terdapat jam tayang televisi edukasi yaitu layanan tontonan pendidikan layak anak melalui media belajar berjaringan yang bekerjasama dengan televisi lokal.

Rekomendasi