Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, pemerintah sepenuhnya percaya pada tim panitia seleksi pimpinan KPK untuk menjaring sosok yang kredibel dan berintegritas. Pratikno menegaskan, pihaknya menjamin independensi tim pansel KPK dan tidak bakal melakukan intervensi."Kita mem-back up pansel, kita tidak mengintervensi," kata Pratikno di Istana, Jakarta, Senin (22/6).Menurut Pratikno, pemerintah masuk dan berhubungan dengan pansel KPK hanya bersifat teknis. Yaitu penyediaan ruang rapat pansel dan mendukung fasilitas yang dibutuhkan."Misalnya pertemuan, perjalanan dan lain-lain oleh setneg tetapi saya itu pun belum pernah sekali pun nongol atau say hallo pada saat rapat karena kita menjaga betul independensi dari pansel," jelas Pratikno."Jadi kita menjaga betul independensi pansel. Intinya kita enggak akan masuk ke ranah pansel tetapi pansel meminta pertolongan, meminta dukungan kita akan berikan untuk independensi dan profesionalitas," tutupnya.Seperti diketahui, yang mendaftar menjadi calon pimpinan KPK jumlahnya di atas 100 orang. Dari mereka, ada yang berlatarbelakang polisi aktif dan purnawirawan, TNI yang baru pensiun, praktisi hukum, kalangan akademisi dan tokoh masyarakat.
Mensesneg jamin pemerintah tak bakal intervensi Pansel pimpinan KPK
"Kita mem-back up pansel, kita tidak mengintervensi," kata Pratikno di Istana.
Rekomendasi