Runtuhnya atap kanopi venue tenis untuk PON Riau dinilai bukan merupakan masalah yang serius. Hal itu juga dinilai tidak akan memberi pengaruh besar pada persiapan pelaksanaan PON."Kalau ada kanopi yang roboh, itu di luar. Masih beruntung tidak menimbulkan korban banyak. Itu tidak pengaruhi jalannya persiapan PON itu sendiri," ujar Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, usai rapat koordinasi tingkat menteri dalam persiapan pelaksanaan Raimuna di Gedung Kemenko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (7/9).Agung mengatakan, stadion yang rencananya akan digunakan untuk pertandingan tenis dibangun oleh Pemprov Riau. "Tapi dengan sumbangsih PTPN V," kata dia.Agung menjelaskan, terdapat beberapa wisma atlet yang tidak akan digunakan selama PON berjalan. Ini karena beberapa wisma itu memiliki fasilitas yang kurang memadai. "Misalnya, air tidak jalan, bagaimana itu, atau listrik atau kamar mandi. Saya kira tidak tepat," terangnya.Oleh karena itu, kata Agung, para atlet akan disebar ke beberapa tempat untuk menginap. "Kalau tidak baik, saya kira bukan hanya atletnya tidak mau, tapi juga keberatan. Lebih baik cari tempat lain. Nanti akan disebar ke beberapa tempat," pungkasnya.
Menko Kesra: Atap runtuh tak ganggu pelaksanaan PON
Agung mengatakan, stadion yang rencananya akan digunakan untuk pertandingan tenis dibangun oleh Pemprov Riau.
Rekomendasi