Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, sejumlah negara di Eropa kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19. Penyebabnya, karena mobilitas yang terlalu dilonggarkan.
Selain itu, kemungkinan adanya strain virus. Diketahui, mutasi virus corona B.1.1.7 sempat diumumkan masuk ke Indonesia awal Maret lalu oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono.
"Beberapa negara eropa sudah terjadi kenaikan kasus kembali, kita amati terjadinya karena ada strain baru yang sudah ada di Indonesia sejak Januari dan adanya mobilitas yang terlalu agresif pembukaannya," katanya di akun sekretariat presiden, Jumat (26/3).
Maka dari itu, lanjut Budi, arahan dari Presiden Jokowi adalah prioritas kesehatan dan ekonomi harus berjalan seimbang. Kemudian, momentum vaksinasi terus dipercepat.
"Arahan Bapak Presiden coba dicari titik keseimbangan agar hasil yang sudah bagus karena PPKM mikro dan vaksinasi kita tidak kehilangan momentum perbaikannya. Dengan demikian kita diharapkan terus turun dan tidak mengalami lonjakan seperti di Eropa," tuturnya.
Lebih lanjut, Budi berpesan kepada masyarakat yang sudah divaksinasi tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Sebab, bisa tetap bisa terkena virus corona meski tidak akan parah hingga masuk rumah sakit.
"Jadi vaksinasi tidak membuat kita kebal tidak mungkin terkena tapi masih bisa terkena. Tapi karena antibodi baik segera cepat sembuh dan tidak harus ke RS tapi masih bisa menularkan. Karena itu tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sehingga adanya strain baru pun tidak usah kita khawatirkan," pungkasnya.