Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto memimpin langsung upacara militer penyerahan Tanda Kehormatan RI dan kenaikan pangkat luar biasa kepada keluarga korban awak kapal selam KRI Nanggala. Penyerahan tersebut dilakukan di Hanggar 2 Bandara Juanda Surabaya, Kamis (29/04).
Dalam kesempatan itu Prabowo menyakini pengorbanan para prajurit KRI Nanggala 402 tidak sia-sia. Sehingga keluarga yang ditinggalkan patut merasa bangga atas pengorbanan tersebut.
"Para keluarga yang ditinggal patut merasa bangga atas pengorbanan yang besar tersebut. Saya juga menyampaikan harapan agar semua keluarga yang ditinggal diberi kekuatan tegar menghadapi musibah yang besar ini," kata Prabowo dalam sambutannya, Kamis (29/4).
Prabowo juga mengatakan pemerintah dan lembaga-lembaga masyarakat, serta banyak organisasi yang telah mengambil keputusan untuk menjaga masa depan seluruh keluarga awak kapal Nanggala-402. Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menaruh perhatian besar terkait hal tersebut.
"Dari Presiden sendiri menaruh perhatian yang besar para menteri-menteri terkait telah diberi instruksi dan semua pihak akan mengawasi masa depan keluarga awak kapal KRI Nanggala," lanjutnya.
Sebab itu, Prabowo berharap seluruh keluarga korban dapat diberikan ketabahan, serta menjaga nama baik para prajurit.
"Sekali lagi saya berharap keluarga yang ditinggalkan akan bangga tegar dan menjaga keharuman nama para prajurit TNI yang telah memberi segala-galanya demi negara bangsa dan tanah air," ungkapnya.
Diketahui penganugerahan tanda kehormatan dan kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Keppres RI No 26/TK/Tahun 2021 tentang penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jalasena Nararya, Keppres RI No 39/TNI/ Tahun 2021 tentang kenaikan pangkat luar biasa operasi selain perang anumerta, Kepmenhan RI No 466/IV/2021 tentang pemberian kenaikan pangkat anumerta dan Kep Panglima TNI Nomor Kep 341/IV/2021 tentang penetapan kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang anumerta.
Kemudian acara tersebut dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P., Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M serta para perwira tinggi dan para pejabat TNI Polri.